Johan Anuar Sakit, Sidang Ditunda

7

BP/IST
Kepala Rutan Klas 1 Palembang, Mardan SH MH

Palembang, BP

Sidang perkara dugaan korupsi lahan kuburan di Kabupaten OKU, yang menjerat Wakil Bupati Oku Non Aktif Johan Anuar, terpaksa ditunda.

Penundaan sidang beragendakan keterangan saksi A De Charge, yang diketuai oleh hakim Erma Suharti SH MHbtersebut dikarenakan kondisi kesehatan Johan Anuar menurun.

Dirinya dikabarkan sakit. Meski demikian Johan Anuar sempat dihadirkan melalui sambungan telekonfren yang tersambung di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (30/3).

JPU KPK, Asri Irawan  saat di temui di Pengadilan Tipikor Palembang membenarkan hal tersebut.

Baca:  Kisah Groenhof di Palembang

“Baru saja kami mendapat informasi dari rutan dan langsung dari keterangan yang disampikan oleh Johan Anuar sendiri, bahwa yang bersangkutan sakit,” katanya.

Asri menambahkan, bahwa pihak JPU KPK akan memastikan kondisi terdakwa Johan Anuar di Rutan Pakjo Palembang.

Selain itu, Asri juga mengatakan akan meminta kepastian dari rutan, dan akan mengecek kerutan tempat Johan Anuar ditahan, untuk meminta surat keterangan prihal kondisi Johan Anuar.

“Kami juga akan meminta penasehat hukum atau saudara Johan Anuar memberikan surat keterangan sakitnya dari dokter. Apakah benar sakit atau tidak,” katanya.

Baca:  Danlanud SMH Kukuhkan Tiga Bintara Pembina Angkasa

Atas hal itu majelis hakim melakukan penundaan sidang selama satu minggu.

Kuasa Hukum Johan Anuar, Titis Rachmawati mengatakan pihaknya mendapat kabar sakitnya Johan Anuar dari pihak keluarga Johan Anuar, yang menghubungi nya sebelum persidangan dimulai.

“Kami dapat kabar dari keluarganya. Waktu dilihat di layar dalam persidangan kondisi klien kami memang terlihat kurang sehat, matanya sembab dan merah,” jelasnya.

Kepala Rutan Klas 1 Palembang, Mardan SH MH dirinya membenarkan jika kondisi Johan Anuar sedang tidak sehat.

Baca:  Danlanud SMH Pimpin Apel khusus Awal Tahun 2020

“Kondisinya memang kurang sehat dari semalam. Sementara ini menurut keterangan dokter rutan Johan Anuar, masih bisa dirawat di rutan,” kata Mardan.

Mardan juga menjelaskan jika nantinya, kondisi Johan Anuar terus menurun maka tidak menutup kemungkinan akan dilarikan ke rumah sakit, untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Tapi sementara ini, kondisinya hanya demam biasa. Sampai sekarang masih di rutan dan mendapat perawatan dari dokter rutan,” katanya.#osk