Bamsoet Apresiasi Polri Tangkap Terduga Teroris di Condet dan Bekasi

5

Bambang Soesatyo

Jakarta, BP–Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi gerak cepat Densus 88 Polri mengamankan empat terduga teroris yang terafiliasi dengan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi dan di Condet, Jakarta Timur. Polri bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan berbagai pihak harus terus mewaspadai sekaligus mencegah berbagai kemungkinan teror di berbagai daerah.
“Sebentar lagi umat Islam maupun Kristiani menghadapi Ramadhan dan Paskah. Jangan sampai kejadian teror seperti di Makassar terulang kembali. Selain mengganggu kekhusukan beribadah, juga menganggu kedamaian, persatuan, dan kesatuan bangsa,” ujar Bamsoet di Jakarta, Selasa (30/3).
Menurut Bamsoet, tindakan teror dengan motif apapun tidak dibenarkan ajaran agama manapun. Tindakan teror merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Pencegahannya harus melibatkan seluruh kalangan, termasuk tokoh dan pemuka agama.
“Masyarakat harus aktif melaporkan berbagai dugaan kegiatan kelompok masyarakat yang mencurigakan kepada aparat kepolisian. Karena masyarakat lah yang lebih mengetahui kondisi di lingkungan sekitar mereka. Dari laporan masyarakat, Polri bisa menindaklanjuti sesuai ketentuan UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme,” jelas Bamsoet.
Bamsoet juga mengecam tindakan teror yang melibatkan remaja. Sebagaimana terjadi dalam peristiwa teror di depan Gereja Katedral di Makassar beberapa hari lalu. Menurut BNPT, pelaku diduga kelahiran tahun 1995, atau berusia 26 tahun.
“Terpaparnya kalangan milenial dengan kelompok teroris merupakan lampu merah bagi masa depan bangsa. Jika tidak segera diantisipasi, bisa merugikan bangsa Indonesia yang saat ini sedang menghadapi bonus demografi penduduk,” kecam Bamsoet.
Dia menambahkan, bangsa Indonesia sejatinya memiliki empat kekuatan utama yang terangkum dalam Empat Pilar MPR RI. Yakni Pancasila sebagai dasar negara, landasan ideologi, falsafah, etika moral serta alat pemersatu bangsa; Undang-Undang Dasar Negara Republik Tahun 1945 sebagai landasan konstitusional; Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai konsensus bentuk kedaulatan negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara, pemersatu kemajemukan bangsa.
“MPR RI sesuai tugas dan fungsi akan memasifkan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut kepada berbagai kalangan muda bangsa. Sehingga generasi penerus bisa kebal terhadap serangan virus ekstrimisme dan radikalisme,”papar mantan Ketua DPR tersebut.#duk

Baca:  Bamsoet Buka Kejuaraan Nasional Gokart Eshark Rok Cup Indonesia 2021 di Sentul