Sejumlah Ormas di Palembang Kecam Pemboman Gereja Katedral Makasar

4

BP/IST
Komandan Siaga Bhayangkara Provinsi Sumsel  M Zulfikar  didampingi  Ade Irwan selaku Wakil Ketua PD KBPP Polri Sumsel dan Kuswariansyah.ST,  Ketua Resor KBPP Polri kota Palembang sangat menyayangkan kejadian bom bunuh diri di gereja Katedral Kota Makassar yang dilakukan teroris.

Palembang, BP

Pasca bom bunuh diri di Gereja Katedral Kota Makassar, Minggu (28/3) pagi. Sejumlah Organisasi Massa (Ormas) di  Sumatera Selatan (Sumsel) dan Palembang mengutuk  keras aksi tersebut.

Komandan Siaga Bhayangkara Provinsi Sumsel  M Zulfikar  didampingi  Ade Irwan selaku Wakil Ketua PD KBPP Polri Sumsel dan Kuswariansyah.ST,  Ketua Resor KBPP Polri kota Palembang sangat menyayangkan kejadian bom bunuh diri di gereja Katedral Kota Makassar yang dilakukan teroris.

Baca:  Tas Diduga Bom Ditemukan Rumah Purnawirawan TNI AD

“Pertama, sikap kami BKPB PP Sumsel mengutuk keras tindakan dari teroris pengecut yang telah melakukan tindakan sangat biadab dan tidak berprikemanusiaan,” kata Zulfikar, Senin (29/3).

Menurutnya, tindakan teroris itu untuk memecah belah toleransi umat beragama di Indonesia.

Masih katanya, pihaknya meminta dengan kerendahan hati kepada semua kepada semua pemuka tokoh agama agar bisa menahan diri.

Baca:  Pelaku Bom Bunuh Diri di Makasar, Dua Orang Kendarai Motor

“Apapun agamanya, kita mengimbau kepada umatnya agar menciptakan suasana yang kondusif dan tidak takut dan merasa khawatir dengan tindakan biadab teroris pengecut ini,” katanya.

Lanjutnya lagi, bahwa siapapun yang melakukan tindakan biadab dan pengecut ini adalah bukan dari mereka beragama ini adalah tindakan teroris yang tidak bisa ditolerir oleh seluruh elemen anak bangsa di Indonesia.#osk

Baca:  Bom Meledak di Tiga Gereja di Surabaya