PKPI Sumsel Kutuk Keras Bom Bunuh Diri di Makasar

5

BP/DUDY OSKANDAR
Ketua DPP PKPI Sumsel Yusmah Reza Zaini

Palembang, BP

Adanya bom bunuh diri Gerja Katerdaral di Makassar, Minggu (28/3) mendapat perhatian dan keprihatinan sejumlah pihak, termasuk di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Salah satunya, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Provinsi Sumsel yang mengutuk kejadian tersebut, karena menyakiti kemanusian sehingga tidak bisa dibenarkan dan berharap tidak menghancurkan toleransi umat beragama di Indonesia.

“PKPI Sumsel mengutuk keras bom bunuh diri di Makassar, dan itu tidak manusiawi,” kata Ketua DPP PKPI Sumsel Yusmah Reza Zaini di Coffee Morning bersama pegiat Medsos dan Insan Pers di Resto Cafe Kopi Bebek Jalan MP Mangku Negara, Senin (29/3).

Baca:  Nama RS Bhayangkara Palembang Berubah Jadi Mohammad Hasan, Kapolri Pertama Asal Sumsel

Menurut Reza, PKPI siap membantu pihak kepolisian dan TNI dalam menjaga ketertiban dan keamanan, agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Kami, PKPI siap membantu menjaga ketertiban dan keamanan khususnya di Sumsel, yang mana kita tahu sendiri provinsi Sumsel ini zero konflik,”  katanya.

Sementara dalam hal perpolitikan di Indonesia, meski telah berdiri pada 1999 lalu, nyatanya PKPI belum bisa meraih hasil positif dalam setiap pergelaran pemilu legislatif (Pileg) untuk di tingkat Provinsi Sumsel.

Baca:  Tiga Kapolres di Sumsel Dimutasi

“ Kepengurusan baru periode 2021-2026 ingin menatap Pemilu 2024 mendatang lebih baik dan siap,” katanya.#osk