Minta Buwas Pecat Kepala Bulog Sumsel

8

Setelah melakukan aksi demonstrasi di Perum Bulog Sumatera Selatan (Sumsel) dan Babel, Puluhan pemuda dan petani yang tergabung dalam Sriwijaya Corruption Watch (SCW) kembali melakukan unjuk rasa di kantor Bulog Jakarta yang berlangsung pada Senin (29/3).

Palembang, BP

Setelah melakukan aksi demonstrasi di Perum Bulog Sumatera Selatan (Sumsel) dan Babel, Puluhan pemuda dan petani yang tergabung dalam Sriwijaya Corruption Watch (SCW) kembali melakukan unjuk rasa di kantor Bulog Jakarta yang berlangsung pada Senin (29/3).

“Kami minta pak Budi Waseso sebagai direktur utama Bulog untuk mengeluarkan kebijakan kepada Bulog Sumsel untuk membeli beras dan gabah petani di Sumsel,”kata Sanusi.

Karena diduga Bulog Sumsel, dilanjutkan Sanusi tidak menyerap hasil petani baik itu gabah maupun beras sehingga harga beras dan gabah di petani anjlok.

Baca:  Sertijab 4 Pejabat Polda Sumsel dan 3 Kapolres di Sumsel

“Kami minta Bulog untuk mengecek langsung harga di pasaran ditingkat petani, agar Bulog pusat tahu harga gabah dan beras di Sumsel,”tegas Sanusi.

Menurut Sanusi, Bulog Sumsel hanya melakukan kerjasama untuk pembelian beras dan gabah perusahaan besar sehingga otomatis harga gabah dan beras di petani akan mengalami penurunan yang sangat membuat petani menjerit.

Pihaknya juga meminta Bulog RI memecat kepala Bulog Sumsel dan Babel dari jabatannya karena tidak pekah terhadap kondisi petani karena harga gabah dan beras anjlok.

Baca:  Tambah 71 Kasus, Total Pasien Covid di Sumsel 8.970 Jiwa

“Harusnya Bulog nenyerap gabah dan beras dari petani, karena petani saat ini rugi karena harga gabah dan beras turun drastis di pasaran,”kata Sanusi.

Sementara itu, Kabag Humas dan protokol Bulog RI Ismet menyampaikan, menerima aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada direksi dan direktur utama terhadap apa yang menjadi tuntutan dari para Aksi demontrasi.”Nanti akan kami sampaikan kepada direksi dan pak Dirut,”kata Ismet.

Baca:  Update 15 September Covid-19 Sumsel: Positif 5.118, Sembuh 3.798, Meninggal 309

Menurut Ismet pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu apa yang menjadi tuntutan dari masyarakat termasuk anjloknya harga beras dan gabah di Sumsel.”Nanti akan dipelajari terlebih dahulu terhadap substansi yang menjadi tuntutan, insyallah akan ditindaklanjuti,”ujarnya.

Bulog akan menerjunkan tim internal untuk mengecek langsung kondisi di Sumsel baik itu anjloknya harga beras dan petani maupun dugaan monopoli antara oknum Bulog Sumsel dan Babel dengan perusahaan.#osk