Dua Pejambret Luput dari Kejaran Massa

8


BP/IST
Anggota piket Polrestabes Palembang melakukan olah TKP, Sabtu (27/3).

Palembang, BP

Dua pelaku jambret berhasil kabur dari kejaran massa usai diketahui melancarkan aksinya di atas Jembatan Ogan Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan Kertapati Palembang.

Bahkan demi menyelematkan diri dari amuk massa, kedua pelaku meninggalkan sepeda motor Honda Beat warna putih BG 4087 ABO di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Data kepolisian, aksi jambret bermotor terjadi pada Sabtu (27/3), sekitar pukul 19.30 di atas Jembatan Ogan Kertapati.

Baca:  Ancam Sebarkan Video Porno PNS di Palembang, Agus Tangkap Polisi

 

Berawal ketika seorang siswi berinisial AN (16), bersama temannya Ayu berboncengan dengan sepeda motor hendak ke alfamart di kawasan Jembatan Ogan.

Saat melintas dilokasi kejadian, kedua pelaku menarik Hp milik korban. Korban pun langsung berteriak sehingga menarik perhatian warga sekitar. Mengetahui hal itu, warga berbondong-bondong mengejar kedua pelaku.

Pelaku yang panik berusaha melarikan diri, namun jalan yang dipilih salah, melainkan jalan buntu. Takut diamuk massa, kedua pelaku nekat berlari dengan meninggalkan sepeda motor dengan No Plat BG 4807 ABO yang digunakan untuk menjambret.

Baca:  Ditodong Diatas Jembatan Ampera

“Pelaku yang mengambil handphone saya memakai baju kaos warna merah, bertubuh kurus dan kulit hitam, serta berambut pendek,” kata korban.

“Saya spontan terkejut saat pelaku mengambil handphone, lalu saya teriak “maling jambret” saat bersamaan diujung jembatan ada pengendara melintas dan langsung menendang motor pelaku. Tidak tahunya motor pelaku masuk kedalam lorong buntu, tetapi pelaku langsung lari meninggalkan motornya disana,” katanya.

Baca:  Pesanan 700 Pempek Dibayar dengan Bukti Transfer Palsu

Kasubbag Humas Polrestabes Palembang Kompol M Abdullah membenarkan adanya kejadian dan laporan tersebut. Ka SPKT bersama piket Reskrim Harda dan Identifikasi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

“Untuk sementara diamankan sepeda motor yang digunakan dua orang diduga pelaku saat menjambret, kasusnya kini telah diselidiki Satreskrim Polrestabes Palembang,” katanya.#osk