Pembina Adat Sumsel Sambut  RUU Masyarakat Adat

44

BP/IST
Albar S Subari SH SU

Palembang, BP

Ketua Pembina Adat Sumatera Selatan (Sumsel) H. Albar Sentosa Subari, SH., SU mengucapkan terima kasih kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) yang telah mengesahkan Rancangan Undang Undang Masyarakat Adat masuk di dalam Program Legistasi Nasional prioritas tahun 2021. Nomor urut 18.

Rancangan RUU Masyarakat Adat sudah cukup lama menjadi pembahasan terutama di tingkat Sekretariat Nasional Perlindungan Hak Asasi Masyarakat Adat yang bersektariat di Komnas HAM. Tepatnya dikomandoi oleh salah satu penggagas yaitu almarhum Dr. H. Safroeddin Bahar.

Baca:  Sejarah Lahirnya SK Gubernur Sumsel No 438/KPTS/II Tahun 2003 .

Gagasan itu berawal ditahun 2006 saat memperingati hari masyarakat adat internasional di Taman Mini Indonesia Indah yang dihadiri oleh bp. Presiden Republik Indonesia Dr. H. Soesilo Bambang Yudoyono beserta itu Ani dan beberapa undangan lain termasuk duta besar dan para menteri saat itu.

Dalam pidato sambutannya bapak SBY akan segera menyusul RUU Masyarakat Adat.
Sekelumit pidato beliau : …….Kedudukan masyarakat hukum adat haruslah kita tempatkan dalam posisi yang tepat. Kita perlu menata lebih baik. Kita harus memberikan hak hak tradisional nya, tanpa melupakan kepentingan bangsa dan negara yang lebih besar (dikutip dari dokumen Komnas HAM, 2007:85).#osk