Begal Babak Belur di Hajar Massa

3

BP/IST
OZ (24) warga Jalan Puncak Sekuning, Lorong Timur, Kecamatan Ilir Barat I Palembang ini nekat melakukan pembegalan di Jalan POM IX Taman TVRI Kelurahan Pakjo Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Selasa (23/3) dini hari sekitar pukul 00.30 , sempat dihajar massa ,  kini tersangka diamankan di Polsek IB I, Palembang.

Palembang, BP

OZ (24) warga Jalan Puncak Sekuning, Lorong Timur, Kecamatan Ilir Barat I Palembang ini nekat melakukan pembegalan di Jalan POM IX Taman TVRI Kelurahan Pakjo Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Selasa (23/3) dini hari sekitar pukul 00.30 , sempat dihajar massa ,  kini tersangka diamankan di Polsek IB I, Palembang.

Tersangka OZ mengaku rindu dengan anaknya yang ada di Kayu Agung, Ogan Komering Ilir. Karena tidak ada uang dan kendaraan, sehingga dia nekat melakukan pembegalan terhadap korbab bernama Indra Permata yang sedang nongkrong di tenoat kejadian.

Baca:  Dua Begal HP Sadis di Ringkus

“Saya rindu dengan anak saya, rencananya motor itu akan saya pakai sendiri untuk jalan-jalan bersama anak,” katanya.

Dalam aksinya, OZ melakukan pembegalan dengan cara mendatangi korban lalu pura-pura minta rokok, namun saat itu korban tidak memberikan. Kemudian, melihat kunci kontak motor korban tergeletak sehingga OZ langsung mengambil kunci tersebut sambil mengancam korban menggunakan sajam jenis pedang kearah korban.

Baca:  Satu Keluarga Asal Tulung Selapan OKI Bobol Rekening Warga Batam

Berhasil mengambil kunci kontak, OZ pun bergegas membawa motor korban jenis honda beat dengan Nopol BG 3654 ACK itu. Namun, sekitar lima meter jalan, korban pun berteriak “Begal” sehingga OZ pun dikejar dan langsung diamuk massa. Akibatnya, OZ mengalami luka lebam disekujur tubuhnya.

“Anak saya baru berumur 2,5 tahun, sementara saya sudah cerai dengan istri saya,” kata tersangka.

Baca:  Pengedar 17 Paket Sabu Ditangkap

Kapolsek IB I Kompol Deni didampingi Kanit Reskrim Iptu Arlan mengatakan, berdasarkan pengakuan tersangka, OZ baru pertama kali melakukan aksi begal.

“Ya dari pengakuan baru satu kali, dari catatan kepolisian juga baru kali,” ujar Kapolsek, Rabu (24/3).#osk