Bamsoet Dorong Kuliner Indonesia Sebagai Kekuatan Diplomasi Internasional

18

Purwakarta, BP–Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menikmati kuliner khas Purwakarta, Sate Maranggi Hj Yetty, di jalan raya Bungursari, Minggu (22/3).
Menurut Bamsoet, citarasa, kelezatan, dan keempukan daging sate maranggi Hj Yetty yang sudah tersohor jadi salah satu ikon kuliner Indonesia. Tak heran dalam ajang World Street Fodd Congress (WSFC) pada 20-24 April 2016 di Manila, Filipina, Chef William Wongso yang memimpin delegasi Indonesia turut serta mengenalkan Sate Maranggi Hj Yetty, bersama Markobar, iga bakar Warung Sunset Bali, dan Ayam Taliwang,” ujar Bamsoet usai ngobrol santai (Ngobras) bareng Hj Yetty. Dikatakan, kelezatan Sate Maranggi Hj Yetty juga dibuktikan dengan kehadiran pengunjung yang selalu ramai. Bukan hanya dari sekitaran Purwakarta, melainkan berbagai daerah.
Terlebih dukungan infrastruktur jalan raya tol yang memadai, menjadikan konsumen sangat mudah ke Sate Maranggi Hj Yetty.
Dia menambahkan, keanekaragaman kuliner di Indonesia bisa digunakan sebagai bagian kekuatan diplomasi internasional. Sebagaimana diungkapkan pakar gastronom lulusan University of Southern California, Paul S Rockower, cara terbaik memenangkan hati dan pikiran adalah melalui perut.
“Pada tahun 2015, Presiden Jokowi menggunakan sate maranggi dalam menu gala dinner para tamu negara yang hadir dalam Konferensi Asia-Afrika. Tahun 2016, Presiden Jokowi mengenalkan sate maranggi dalam menu makan siang bersama 20 Chief Executive Officer (CEO) dari perusahaan besar Korea Selatan, di Hotel Lotte, Seoul,” papar mantan Ketua DPR tersebut.#duk