MK Putuskan PSU di Empat TPS Untuk Pilkada PALI

8

BP/IST
Sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tahun 2020 yang digelar Mahkamah Konstitusi (MK) dengan register Nomor 16/PHP.BUP-XIX/2021 memutuskan dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS).
MK Putuskan PSU di Empat TPS Untuk Pilkada PALI

Palembang, BP

Sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tahun 2020 yang digelar Mahkamah Konstitusi (MK) dengan register Nomor 16/PHP.BUP-XIX/2021 memutuskan dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Empat TPS ini diajukan pihak pemohon, yakni pasangan calon nomor urut 01 Devi Harianto, SH, MH-H Darmadi Suhaimi, SH (DH-DS).

Baca:  Warga Desa Airitam Kembali Tagih Janji PT Aburahmi

Dalam sidang yang digelar secara virtual, Senin (22/3), hakim MK memutuskan dilakukan PSU di empat TPS, yaitu di TPS 6 Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, TPS 8 Desa Babat dan TPS 9 serta TPS 10 yang masing-masing merupakan Desa Air Itam, Kecamatan Penukal.

Setelah dibacakan pengucapan keputusan oleh MK, maka KPU Kabupaten PALI diberikan waktu 30 hari untuk melaksanakan PSU di empat TPS tersebut.

Baca:  Bayi Ajaib Juara Umum II Dengan 7 Emas, 5 Perak, 11 Perunggu

Sebagaimana diketahui, Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Kabupaten PALI, Devi Harianto dan Darmadi Suhaimi (DHDS), dinyatakan kalah menghadapi petahana Heri Amalindo dan Soemarjono (HERO).

Hasil perolehan keduanya selisih 658 suara. Di mana pasangan DH-DS hanya memperoleh 51.205 suara, sedangkan HERO mendapatkan 51.863 suara.

Kondisi tersebut membuat petahana dinyatakan menang oleh KPU. Devi dan Darmadi lantas menolak menandatangani hasil pleno di Kantor KPUD PALI.#osk

Baca:  Heri Amalindo Lepas Ribuan Peserta Jalan Santai