Ultimate magazine theme for WordPress.

Pelaku Pencurian Ditembak

BP/IST
Tiga pelaku pencurian di Sanggar Wayang Kulit “Muda Laras” diringkus Unit Pidum dan Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Jumat (19/3) malam. Ketiga pelaku yakni Ariansyah (30), Sandro Wijaya (35) dan Imran (32).

Palembang, BP

Tiga pelaku pencurian di Sanggar Wayang Kulit “Muda Laras” diringkus Unit Pidum dan Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Jumat (19/3) malam. Satu pelaku atas nama Ariansyah ditembak kakinya lantaran melawan saat ditangkap.

Ketiga pelaku yakni Ariansyah (30), Sandro Wijaya (35) dan Imran (32).

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra didampingi Wakasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Wahyu Maduransyah Putra melalui Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing, membenarkan penangkapan ketiga pelaku yang sudah melakukan pencurian di sanggar wayang kulit milik korban Tukiran (71) beberapa waktu lalu.

Baca:  DPRD Sumsel Dorong DOB Kikim Area

“Para pelaku masuk dengan menjebol dinding yang terbuat dari triplek lalu masuk ke dalam sanggar wayang kulit, kemudian mengambil alat musik jenis bonang dan saron. Kejadian baru diketahui salah satu saksi saat hendak sholat melintas di kamar tempat latihan, saat itu sanggar seni sudah berantakan, lalu saksi memberi tahu korban setelah di cek barang-barang gamelan sudah hilang,” kata Robert.

Baca:  Anggaran Defisit, Pemkab Muaraenim Minta Bantuan  Gubernur Sumsel

Lanjutnya, setelah dilakukan penyelidikan diketahui keberadaan para pelaku, satu pelaku dihadiahi timah panas anggota dilapangan lantaran berusaha melawan saat akan ditangkap.

“Pelaku Ariansyah diberikan tindakan tegas terukur karena berusaha melawan, selain itu pelaku juga sebagai otak pencurian tersebut. Dari tangan pelaku diamankan barang bukti curian berupa 1 buah Bonang dan 1 lempeng saron,” kata Robert sembari mengatakan pelaku akan disangsikan pasal 363 KUHP ancaman 5 tahun ke atas kurungan penjara.

Sementara, tiga pelaku mengakui perbuatannya sudah melakukan pencurian di sanggar seni wayang kulit tersebut.

Baca:  Desember 2021,  Kerjasama  ATS Berakhir, Pemprov Sumsel Akan Bentuk BUMD

“Rencananya kami akan jual hasil curian pak, uangnya akan dibagi tiga, terpaksa mencuri karena kebutuhan ekonomi. Baru sekali mencuri,” kata Ariansyah buruh tersebut.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...