Kasus Judi Baccarat Segera di Sidang

17

BP/IST
Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman

Palembang, BP

Berkas perkara dugaan bandar judi Baccarat yang menjerat tersangka Asuandi alias Acid segera di  sidang di Pengadilan Negeri Klas 1 A Khusus Palembang. 

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasi Penkum Kejati Sumsel Khaidirman SH MH di gedung Kejati Sumsel, Kamis (18/3).

“Ya kemarin berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap (P21) dan telah dilimpahkan oleh tim penuntut umum ke Pengadilan Negeri, untuk selanjutnya tinggal menunggu penetapan persidangan saja,” kata  Khaidirman.

Ketika ditanya tersangka Acid dilakukan penahanan rutan mana, Khaidirman belum mengetahui secara detil informasi tersebut, mengingat situasi kondisi pandemi saat ini.

“Untuk teknis persidangan nanti itu merupakan wewenang dari pihak Pengadilan, mungkin masih tetap secara virtual mengingat situasi pandemi Covid-19,” katanya.

Sementara itu, diketahui dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Palembang dengan nomor perkara 320/Pid.B/2021/PN Plg, tersangka Acid sebagaimana terlampir dijadwalkan akan menjalani sidang perdana dengan pembacaan dakwaan pada Kamis (25/3) pekan depan.

Diketahui sebelumnya, tersangka Acid sempat melarikan diri pada saat penggerbekan tempat judi di wilayah Taman Kenten Palembang, beberapa waktu yang lalu dan ditangkap oleh tim Jatanras di wilayah Lampung pada Selasa (24/11/2020) lalu.

Arena judi Baccarat yang berada di Jl Taman Kenten, Nomor 8, Kelurahan Duku, Kecamatan IT II Palembang yang baru saja dua hari buka digerebek Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Senin (31/8/2020) lalu.

Selain mengamankan 22 orang pemain polisi juga turut mengamankan 10 orang pegawai arena judi Baccarat yang dalam persidangan kesepuluh pegawai tersebut divonis dengan pidana penjara masing-masing selama 5 bulan.

Dari keterangan kesepuluh karyawan tersebut dalam persidangan hampir semuanya menyebut nama Asuandi alias Acid sebagai pemilik sekaligus bandar judi di Arena Judi Baccarat dengan upah rata-rata Rp 100 hingga Rp 250 ribu perhari.#osk