Ultimate magazine theme for WordPress.

Curi Burung di Rumdin Wakapolda, Hanafi Dihadiahi Timah Panas

BP/IST
Tersangka Hanafi

Palembang, BP

Akibat nekat mencuri burung di Rumah Dinas Wakapolda Sumsel di Komplek Pakri Jalan Jendral Bambang Utoyo, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Hanafi (28), dihadiahi timah panas oleh Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang.

Tersangka Hanafi, warga Jalan Mayor Zen, Lorong Terusan, Kelurahan Sei Selincah, Kalidoni Palembang, dibekuk di Jalan Pasundan Lemabang, sekitar pukul 22.00, usai melakukan aksinya, Rabu (17/3), sekitar pukul 01.30.

Baca:  Pelaku Pencurian Ditembak Polisi

“Namun, pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur di kaki kirinya, karena berusaha kabur saat akan diamankan,” kata Kasatreskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana melalui Kanit Pidum dan Tekab 134, AKP Robert P Sihombing, Kamis (18/3).

Dikatakan Robert, tersangka ditangkap berdasarkan laporan dari korban Bagus Haryawan, anggota Polri di Rumah Dinas Wakapolda Sumsel, Komplek Pakri, atas perkara 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (Curat).

Baca:  Pencuri HP  Babak Belur Dihajar Massa

“Berdasarkan pengakuan tersangka, dia sudah dua kali melakukan pencurian burung di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain tersangka, kita juga mengamankan barang bukti 1 jaket warna hitam, 1 celana jeans pendek, dan 1 topi warna hitam yang dikenakan pelaku saat beraksi,” katanya.

Tersangka Hanafi mengakui sudah dua kali mencuri burung di Rumah Dinas Wakapolda Sumsel tersebut. “Iyo, aku sudah duo kali maling burung di rumah itu, tapi kali ini aku tetangkap,” katanya.

Baca:  Pencuri Aki Babak Belur Hajar Massa

Hanafi juga mengaku, burung hasil curian itu dijualnya kepada seseorang tidak dikenal seharga Rp.1,2 juta. “Duitnyo kupakai untuk bayar utang Rp.600 ribu, sisonyo ku pakai untuk beli maian samo kebutuhan sehari-hari,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...