Ultimate magazine theme for WordPress.

Wakil Ketua MPR: Berita Hoax Hambat Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Jakarta,BP–Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat meminta masyarakat mendukung penuh proses vaksinasi Covid-19 secara nasional agar berjalan lancar. Berita hoax dalam pelaksanaan vaksinasi dikhawatirkan mengganggu pencapaian target vaksinasi Covid-19 nasional.
“Sangat memprihatinkan bila masih ada yang menyebarkan kabar bohong terkait tahapan vaksinasi Covid-19, sehingga masyarakat dirugikan, apalagi yang terkena dampaknya para lansia,” kata Lestari, di Jakarta, Minggu (14/3), menyikapi banyaknya warga lansia terkecoh kabar bohong saat mendatangi Sentra Vaksin Covid-19 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta beberapa hari terakhir.
Vaksinasi yang hanya ditujukan kepada lansia warga DKI Jakarta itu, dikabarkan lewat sosial media oleh pihak tidak bertanggungjawab, berlaku untuk semua lansia. Akibatnya, sejumlah lansia di kawasan sekitar Jakarta datang, namun tidak bisa dilayani.
Menurut Lestari, fenomena penyebaran hoax dalam proses vaksinasi Covid-19 nasional ini harus segera diantisipasi dengan strategi agar tidak terulang.
Dia berharap, penyelenggara vaksinasi Covid-19, memiliki tata kelola informasi yang memadai dan mudah dipahami masyarakat, untuk menghindari pemahaman keliru terhadap informasi.
Apalagi laman www.kemkes.go.id mencatat hingga Sabtu (13/3) jumlah masyarakat yang divaksinasi dosis kedua1,45 juta orang. Sementara jumlah masyarakat yang baru mendapatkan vaksin dosis pertama 3,98 juta orang.
“Padahal, syarat minimal 70% populasi penduduk divaksinasi untuk mendapatkan kekebalan kelompok, 181 juta orang.
Sehingga, masih banyak pelaksanaan vaksinasi harus dilaksanakan di hari mendatang untuk mencapai target tersebut,”kata politisi Partai Nasdem tersebut. .
Karena itu, lanjut Lesari, diperlukan tata kelola penyampaian informasi yang mampu menangkal hoax, untuk memperlancar proses vaksinasi secara massal.
Kanal-kanal informasi yang kredibel untuk mengkonfirmasi berita-berita terkait vaksinasi sangat diperlukan untuk menghindari kebingungan masyarakat.
“Saya harap masyarakat semakin bijak menyikapi informasi untuk menghindari penyebaran berita hoax.
Di masa pandemi Covid-19 ini, dukungan masyarakat disiplin menjalankan protokol kesehatan sangat diharapkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona,”paparnya.#duk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...