RA Anita Noeringhati : “Tidak Ada Keraguan Vaksin Covid-19 Justru Menjadikan  Kita Sehat”

9

BP/IST
Usai menghadiri Rapat Paripurna XXVII DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dengan Agenda Perubahan dan Penambahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2021 bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati didampingi Gubernur Sumsel H Herman Deru lanjut melihat secara dekat pelaksanaan vaksinasi dosis pertama bagi para Anggota DPRD Provinsi Sumsel, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Honorer di lingkup Sekretariat DPRD Sumsel, Senin (15/3).

Palembang, BP

Usai menghadiri Rapat Paripurna XXVII DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  dengan Agenda Perubahan dan Penambahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2021 bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati didampingi Gubernur Sumsel H Herman Deru lanjut melihat secara dekat pelaksanaan vaksinasi dosis pertama bagi para Anggota DPRD Provinsi Sumsel, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Honorer di lingkup Sekretariat  DPRD Sumsel, Senin (15/3).

 

Ketua DPRD Sumsel Hj. R.A. Anita Noeringhati mengatakan, pihaknya  dari DPRD Provinsi Sumsel mendapat izin untuk melaksanakan n aksi vaksin Covid-19.

Suntik vaksin ini, lanjut Anita sangtlah dibutuhkan bagi para anggota DPRD Sumsel dimana sebagai representasi rakyat.

“Memang benar bahwa kami adalah persentasi dari masyarakat dan tidak bisa untuk tidak bertemu dengan masyarakat sebentar lagi minggu depan kami sehingga kami sudah mempersiapkan diri untuk menerima seluruh masyarakat,” katanya.

Baca:  Ikhwanuddin Kembali Menjadi ASN Pemprov Sumsel

Dia menilai  tidak benar kalau ada berita-berita yang yang menyatakan bahwa vaksin Covid-19 dampaknya bisa menimbulkan kematian.

“Saya sudah di vaksin pada tanggal 4 Maret kemarin dan apa dampaknya saya merasa segar dan makan banyak. begitu saya menerima vaksin saya seperti sangat luar biasa seperti mendapatkan Booster sehingga malah saya fresh,  tidak ada keraguan bahwa vaksin Covid-19 justru menjadikan  kita sehat,” katanya.

Dia ingin meyakinkan seluruh anggota DPRD, ASN dan Tenaga Honorer di DPRD Sumsel untuk tidak perlu takut di suntik vaksin.

Sedangkkan Gubernur Sumsel H Herman Deru menilai vaksinasi ini  diperlukan bagi lingkungan Sekretariat  DPRD termasuk para Anggota DPRD Sumsel karena sebagai representasi rakyat.

Baca:  Pemerintah  Tolak Revisi UU Pemilu, Chandra Darmawan: PBB  Sumsel Siap Apapun Keputusan Pemerintah

“Alhamdulilah saya dapat menyaksikan secara langsung vaksinasi ini, Kenapa DPRD penting untuk vaksinasi segera? Karena kita sedang giat-giatnya turun, berhadapan dan mendengarkan langsung saran dari masyarakat yang nantinya untuk kita tindak lanjuti,” katanya.

Dia menjelaskan dampak akibat pandemi covid-19 begitu luar biasa diantaranya ada tiga aspek seperti kesehatan, ekonomi dan sosial. Maka itu DPRD sangatlah penting tidak lain untuk bekal merka ketika turun ke lapangan.

“Dampak akibat covid luar biasa tentu yang pertama adalah kesehatan, kedua ekonomi kemudian sosial. Jadi rekan-rekan DPRD akan segera turun ke lapangan dengan berbekal imunitas yang baik usai di vaksin,” katanya.

Baca:  DPRD Sumsel Sebut Pengelolaan Pasar Tradisional di Sumsel Ibarat “Hidup Segan, Mati Tak Mau”

Sebagai orang yang pertama kali di vaksinasi di Sumsel ini, Herman Deru menjelaskan bahwa dampak usai di suntik vaksin itu bervariasi ada yang lapar, ada pula yang rileks (ngantuk) serta menurunya emosional.

“Artinya kita punya kepercayaan diri usai divaksin untuk terus berkerja. Maka itu jangan takut , jangan syok untuk divaksin karena di vaksin itu membuat kita lebih Percaya Diri,” katanya.

Lebih lanjut HD mengatakan untuk di Provinsi Sumsel sendiri, dirinya masih tetap fokus kepada tenaga pendidik seperti keagamaan (ponpes), guru dan kepala sekolah serta juga para unsur Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) .

“Jadi para tokoh agama itu di vaksin karena mereka berpotensi bertatap muka langsung dengan jamaah,” katanya.#osk