Soal Kekosongan Kepemimpinan di OKU , Gubernur Sumsel Enggan Berkomentar

6

BP/IST
Gubernur Sumsel H Herman Deru

Palembang, BP

Mendengar kabar bahwa Bupati OKU Kuryana Azis meninggal dunia, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru   menuju ke Rumah Sakit (RS)  Charitas Palembang.

Deru  sendiri kepada wartawan belum mau komentar banyak terkait  kekosongan kepemimpinan di kabupaten OKU. Setelah  meninggalnya Bupati OKU Kuryana Azis  ditambah Wakil Bupati OKU Johan Anuar sedang tersandung kasus dan ditahan.

“Karena saat ini sedang berduka, saya belum layak ngomong soal itu nanti saja setelah pemakaman,” kata Herman Deru usai melepas jenazah Kuryana Azis di RS Charitas Palembang, Senin (8/3).

Baca:  Bupati OKU Apresiasi TPA Al-Ikhlas di Desa Durian

Dari informasi yang berhasil dihimpun, jenazah almarhum Kuryana Azis rencananya akan dimakamkan ke Desa Tanjung Kemala, Kabupaten OKU.

“Saya akan menghadiri pemakaman almarhum secara langsung ke Baturaja,” katanya.

Deru, menambahkan untuk proses penyemayaman jenazah dan pemakaman dilakukan sesuai protokol COVID-19. Hal itu mengingat almarhum sebelumnya sempat dinyatakan positif.

“Penggunaan APD dan penerapan protokol ini untuk berjaga-jaga mengantisipasi penyebaran COVID-19, sebab almahurm sempat terpapar COVID-19,” katanya.

Deru mengungkapkan, saat dinyatakan meninggal, almarhum belum dilakukan pengecekan ulang sehingga masih menunggu proses postmortem atau pemeriksaan jenazah. Pihaknya saat ini tidak bisa menyatakan bahwa almarhum ini meninggal karena corona atau bukan.

Baca:  Bupati OKU, Kuryana Aziz Meninggal Dunia

“Sekarang masih dicek, dan kita masih menunggu hasilnya,” kata Herman Deru.

Pantauan di lapangan, Gubernur Sumsel, Herman Deru langsung memimpin upacara pelepasan jenazah untuk dibawa ke rumah duka di Baturaja, OKU. Petugas yang mengangkat peti jenazah mengenakan hasmat atau protokol kesehatan Covid-19. Jenazah Bupati OKU, yang baru dilantik pada Jumat (26/2) itu rencananya akan dimakamkan di pemakaman keluarga  di Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU.

Kuryana Azis masuk RS Charitas dari tanggal 25 Februari 2021, termasuk saat pelantikan secara virtual pun dilakukan di RS Charitas.

Baca:  Aziz Sjamsudin: DPR dan Pemerintah Sepakat Untuk Penguatan Kejaksaan

“Sejak masuk ke RS Charitas 25 Februari lalu, Almarhum tidak pernah keluar kemana-mana,” kata  Kepala Bagian Humas RS Charitas Kresna Tuti.

Menurutnya, almarhum Kuryana Azis saat dirawat di RS Charitas ditempatkan di ruang isolasi. Ada keluarga ataupun dari pihak pemerintah yang menjaga, tapi dengan protokol yang ketat.

“Pada saat acara pelantikan beliau terlihat sehat. Namun setelah pelantikan beliau drop kembali dan menggunakan alat ventilator,” katanya.#osk