Ketua DPRD Sumsel Ajak Masyarakat Bangkitkan Ekonomi Masa Pandemi Covid-19

10

BP/IST
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj  RA Anita Noeringhati bersama Walikota Palembang yang diwakili Staf Khusus (Staffsus) Walikota Palembang  Dr Hj Lezitia MKes dan Ketua PHRI Herlan Aspiudin, menghadiri Grand Opening Intan Kerupuk, di Jalan Lingkaran 1 No 453 Kelurahan 15 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Senin (8/3).

Palembang, BP

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj  RA Anita Noeringhati bersama Walikota Palembang yang diwakili Staf Khusus (Staffsus) Walikota Palembang  Dr Hj Lezitia MKes dan Ketua PHRI Herlan Aspiudin, menghadiri Grand Opening Intan Kerupuk, di Jalan Lingkaran 1 No 453 Kelurahan 15 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Senin (8/3).

Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj RA Anita Noeringhati mengungkapkan,  sudah satu tahun masa pandemi covid-19 ini  telah meluluh lantakkan semua sektor perekonomian.

“Intan Kerupuk menjadikan contoh, dimasa pandemi kita tidak bisa berpangku tangan, kita harus mampu mengangkat ekonomi dan kita berharap, pemerintah harus juga mensport hal-hal yang didatangkan dari masyarakat terutama UMKM,” katanya.

Baca:  DPRD dan Pemprov Sumsel Susun Skema Penambahan Alokasi Anggaran Insentif Tenaga Kesehatan di Sumsel

Politisi Partai Golkar ini menghimbau kepada Dinas Pariwisata agar mereka mempunyai terobosan bukan dari mancanegara saja tapi dari lokal juga harus ada.

“Pada grand opening hari ini, semoga mendapat suport dari PHRI dan
jangan lupa kalau Palembang banyak pengunjung wisatawan dari luar Kabupaten Kota harus mempromosikan tempat seperti Intan Kerupuk ini. Untuk pihak pengelola, harus menjaga mutu dan rasa, agar menjadi tujuan bagi wisatawan yang berkunjung kesini,” katanya.

Staffsus Walikota Palembang Dr Hj Lezitia Mkes mengatakan, mengenai rencana grand opening sebelumnya telah dipersiapkan enam bulan yang lalu, namun baru sekarang diadakan grand opening dan mengenai perijinan sudah lengkap, serta launcing sudah memenuhi syarat baik dari MUI juga BPOM.

Baca:  Februari 2021, Raperda Ponpes Ditargetkan Disahkan

“Semoga, kedepannya Intan Kerupuk makin sukses dan terlaksana apa yang sudah dilakukan. Mengenai cita rasa kerupuknya, enak sekali berbeda dengan cita rasa yang pernah ditemui selama ini,” ujarnya, setelah mencicipi kerupuk dengan berbagai varian rasa.

Sementara, Yoga Bima Sakti salah seorang dari empat orang owner Intan Kerupuk mengatakan, kalau selama ini kerupuk sudah biasa dikirim antar Provinsi dan di Intan Kerupuk kita mencoba tetobosan baru yakni ke Manca Negara.

“Kita sudah melakukannya di Taiwan yang sekarang telah menembus 30 ton dalam waktu satu bulan dan kita akan terus tingkatkan, serta mencoba ke negara lainnya. Hal ini, bisa kita lakukan karena owner yang tergabung di Intan Kerupuk orang-orang yang mempunyai link di luar negeri,” katanya.

Baca:  DPRD Sumsel Dukung Kebijakan Pusat Terkait Masyarakat Berdampak Covid-19

Yoga Bima menuturkan, dengan kemasan unik dan cantik ditambah 20 varian rasa, menjadikan kita berbeda dari kerupuk biasa. Kemasan kita juga tidak terlalu besar, yaitu sekitar 80 sampai 100 gram dan soal harga sangat terjangkau berkisar dari 20 ribu saja.

“Untuk bahan bumbunya, kita datangkan dari teman kita di tanggerang yang telah menjalani uji BPOM dan Depkes. Makanya makanan khas dari kita harus mampu go internasional,” katanya.#osk