Ultimate magazine theme for WordPress.

Jenazah Noni Yang Tewas Diracun Menantunya Di Otopsi

BP/IST
Penyidik Polres OKI dan Polsek Tulung Selapan membawa jenazah Noni (61) yang tewas diracun menantunya ke rumah sakit (RS) Bhayangkara M Hasan Palembang untuk diautopsi Senin (8/3).

Palembang, BP

Penyidik Polres OKI dan Polsek Tulung Selapan membawa jenazah Noni (61) yang tewas diracun menantunya ke rumah sakit (RS) Bhayangkara M Hasan Palembang untuk diautopsi Senin (8/3).

Nampak sejumlah keluarga korban menunggu proses otopsi tersebut hingga selesai.

Noni sendiri sebelumnya tewas diracun setelah menyantap pindang Salai yang dibuat oleh Dewi Asmara (45) tidak lain menantu korban sendiri pada Minggu siang kemarin.

Usai meracun mertuanya sendiri pelaku sempat kabur masuk hutan.

“Dia (tersangka) lari ke hutan, terus dicari dan akhirnya dapat. Setelah itu dibawa ke rumah kades, baru diserahkan ke polisi,” kata Firman (45) kerabat korban yang ditemui di Instalasi Forensik RS) Bhayangkara M Hasan Palembang, Senin (8/3).

Baca:  Tiga Pegawai Rumah Makan di Palembang Keracunan, Satu Tewas

Proses evakuasi tersangka dari rumah kepala desa, viral di sosial media.

Dari rekaman yang beredar, tampak kerumunan warga tak kuasa menahan kekesalan terhadap tersangka.

Sorakan bahkan pukulan dengan tangan kosong, sempat dilayangkan ke arah tersangka.

Petugas juga sempat kesulitan menghalau kerumunan warga yang terlihat begitu emosi itu.

Dikatakan Firman, tersangka baru jadi menantu korban sekitar 3 tahun lalu.

Anak korban menikahi tersangka selepas istri pertamanya meninggal dunia. Setelah menikah, mereka tinggal di rumah korban. Ada juga 2 anak dari pernikahan pertama suaminya, tapi mereka jarang pulang,” ujarnya.

Baca:  Tiga Pegawai Rumah Makan di Palembang Keracunan, Satu Tewas
BP/IST
Tersangka Desi Asmara saat diamankan polisi

Saat kejadian itu, suami korban sedang berada di luar rumah untuk menyadap karet.  Sedangkan korban dan tersangka berada di dalam rumah.

Sebelumnya Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kapolsek Tulung Selapan, Ipda Eko Suseno mengatakan, tersangka berhasil diamankan anggota Tim Macan Komering Tulung Selapan pada pukul 14.00, Minggu (7/3).

Saat petugas di TKP menemukan korban Noni sudah meninggal dunia dengan mulut berbusa. “Di luar rumah kita temukan tiga ekor kucing yang ikut mati,” katanya.

Sementara pelaku masih berada di dalam rumah bersama suaminya, Aidil Fitri.

Saat diamankan tersangka mengakui bahwa dirinya yang telah memberikan racun biawak  dan meraciknya ke dalam kuah Pindang.

Baca:  Tiga Pegawai Rumah Makan di Palembang Keracunan, Satu Tewas

Racun itu berbentuk bubuk yang diletakkan di dalam kantong plastik. Sebanyak satu sendok makan dimasukkan Pelaku ke dalam panci pindang salai masakan mertuanya itu.

Saat korban memakan pindang itu langsung meninggal dunia dan belum sempat dibawa ke rumah sakit.

Hingga akhirnya pelaku diamankan ke Polsek Tulung Selapan untuk menghindari warga yang marah.

Polisi juga mengamankan barang bukti panci yang berisi kuah pindang ikan salai, piring dan sendok bekas makan serta dokumentasi tiga ekor kucing yang ikut mati.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...