Dua Pengedar Sabu  Ditangkap  di Depan Dekranasda

7

BP/IST
Satres Narkoba Polrestabes Palembang berhasil menangkap dua pengedar Sabu dengan barang bukti seberat 3 Kilogram (Kg) di kawasan Jalan Hub H Bastari, tepatnya di depan Dekranasda, Kecamatan Jakabaring, Rabu (3/3) sekitar pukul 22.00.

Palembang, BP

Satres Narkoba Polrestabes Palembang berhasil menangkap dua pengedar Sabu dengan barang bukti seberat 3 Kilogram (Kg) di kawasan Jalan Hub H Bastari, tepatnya di depan Dekranasda, Kecamatan Jakabaring, Rabu (3/3) sekitar pukul 22.00.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra didampingi Kasat Narkoba, Kompol Rivanda mengatakan, bahwa anggotanya Unit 7 Satres Narkoba pimpinan AKP Tohirin menangkap Rosisko (36) warga Dusun I, Kuala Sungai Pasir Cengal Palembang dan Pan Riadi (46) warga Perum Rosma Cipta Indah, Kelurahan Segara Makmur, Kecamatan Taruma Jaya, Bekasi Jawa Barat, berawal dari informasi masyarakat.

Baca:  Pasutri Pelaku Penggelapan ditangkap

“Anggota kita ini mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa ada dua pelaku yang membawa Narkotika jenis Sabu yang akan melintasi Jalan Gubernur H Bastari, Kecamatan Jakabaring, dan langsung bergerak,” katanya, Senin (8/3).

Ia menjelaskan, setelah melihat mobil kedua pelaku anggota langsung memberhentikan dan melakukan pemeriksaan. “Satu unit mobil Kijang Inova warna putih BG 1612 RQ berisikan orang dua pelaku. Setelah dilakukan pengeledahan, di mobil tersebut ditemukan barang bukti satu bungkus plastik warna hitam yang dilakban warna coklat,” katanya.

Baca:  Diburu Selama 4 Bulan, Akhirnya Ditangkap

Setelah dibuka terdapat tiga bungkus plastik Tea Cina warna hijau, yang merupakan narkotika jenis Sabu. “Kedua pelaku ini merupakan jaringan luar Provinsi Sumsel,” katanya.

Untuk itu lanjut Kompol Rivanda mengatakan, saat ini masih didalami untuk kasus ini. Selanjutnya kedua pelaku di bawa ke Polrestabes Palembang.

Sementara itu pelaku Pan Riadi (46) mengatakan, dia mengambil barang tersebut di kawasan KM 12 Kota Palembang.

“Saya hanya kenal saja dengan orang yang mengantar Sabu itu. Dia mengantarkannya menggunakan motor, setelah itu saya pergi,” katanya.

Baca:  Pasutri Gagal Pasok Enam Kilogram Sabu ke Palembang

Sementara itu, pelaku Riadi mengaku kalau hanya mengantarkan barang haram tersebut ke kawasan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

“Aksi ini merupakan aksi kedua, tapi gagal mengirimkannya ke alamat tujuannya. Saya ambil barang di km 12 tepatnya di pinggir jalan, kemudian diantarkan ke kawasan Tulung Selapan, Kabupaten OKI, tapi gagal,” katanya.

“Saya mendapatkan upah Rp 20 juta, dan itu untuk kebutuhan saya dan keluarga sehari-hari,”  katanya.#osk