Ultimate magazine theme for WordPress.

Perlindungan PMI dari Sumsel Perlu Sinergi


BP/DUDY OSKANDAR
Kepala UPT BP2MI Palembang, Dra Hj Sri Heryanti,MM saat acara Coffee Morning bersama awak media yang dihelat UPT Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Palembang di New Town Kopi Tiam Bukit Golf, Jumat  (5/3).

Palembang, BP

Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri, baik yang prosedural maupun non-prosedural dari Sumatera Selatan (Sumsel)  minim pemahaman akan tugas dan tanggungjawab perlindungan PMI dari instansi terkait mengakibatkan upaya perlindungan PMI menjadi terabaikan

“Persoalan apakah mereka itu berangkat secara prosedural ataupun non-prosedural itu tergantung bagaimana sosialisasi kita ke masyarakat, tapi yang pasti mereka itu termasuk VVIP karena sebagai penyumbang devisa bagi negara nomor dua perlindungan mereka harus diutamakan,” kata Kepala UPT BP2MI Palembang, Dra Hj Sri Heryanti,MM saat acara Coffee Morning bersama awak media yang dihelat UPT Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Palembang di New Town Kopi Tiam Bukit Golf, Jumat  (5/3).

Sri menyebut hingga kini masih cukup banyak yang belum memahami tupoksi dan kewenangan dari BP2MI yang sebelumnya bernama BP3TKI sebagai badan yang dibentuk untuk memberikan perlindungan terhadap PMI yang bekerja di luar negeri.

Pihaknya tidak bisa bekerja sendiri melainkan butuh sinergi dengan instansi terkait seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) tingkat provinsi dan kabupaten/kota, Imigrasi hingga Badan Pengelola Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK).

Hal ini merujuk pada UU No.18 tahun 2017 dimana BP2MI mempunyai tugas pengaturan perlindungan yang lebih luas, tak hanya perlindungan sebelum, selama dan sesudah bekerja namun tidak termasuk perlindungan hukum, sosial dan ekonomi.

Sementara itu, menurut Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Disnakertrans Sumsel, Andi Bobby , melihat kepulangan PMI  dari luar negeri merupakan tanggungjawab dari Disnakertrans kabupaten/kota namun yang terjadi selama ini karena ketiadaan anggaran untuk itu mengakibatkan mereka tak mampu berbuat banyak. Hanya saja, diakui Andi terkait masalah penertiban TKI non-prosedural pihaknya sudah menggagas untuk membentuk satuan tugas (satgas) dengan melibatkan instansi teknis.

“Termasuk kami sudah melayangkan surat untuk bisa beraudiensi dengan Kapolda Sumsel yang nantinya akan diajak untuk bergabung di dalam satgas. Diharapkan nantinya dengan terbentuknya satgas ini untuk meminimalisir pemberangkatan PMI non-prosedural,” kata  Andi.

Disampaikannya, selama di masa pandemi Covid-19 sudah tidak ada lagi pemberangkatan PMI yang dilakukan oleh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) karena negara tujuan PMI memang telah menutup akses masuk bagi PMI, kalaupun masih ada yang memberangkatkan dipastikan merupakan PMI non-prosedural yang diberangkatkan melalui jalur-jalur tikus tanpa ada rekomendasi dari instansi terkait.

Sedangkan Kepala Kantor Imigrasi Klas 1 TPI Palembang, Azwar Anas menegaskan jika keberangkatan PMI keluar negeri tidak terlepas dari peran imigrasi dalam pembuatan paspor karena tanpa paspor mereka tidak akan dapat keluar dari wilayah Indonesia.

Yang menjadi kendala selama ini, setelah dilakukan screening dan wawancara diketahui banyak diantara P3MI yang memberangkatkan PMI ini ternyata izinnya sudah expired bahkan ada yang sudah di black list karena bermasalah.

“Untuk itu kami berharap agar adanya data yang up to date terkait P3MI ini dan yang perlu kami sampaikan tidak semua pemegang paspor  diizinkan untuk berangkat ke luar negeri,” katanya. Soal usulan pembentukan Satgas untuk mengantisipasi PMI Non-Prosedural, Azwar menyambut baik namun diharapkan agar kerja Satgas yang dibentuk betul-betul efektif dalam bekerja haruslah ditempat orang-orang yang memang memahami soal PMI Non-Prosedural.

Kepala Bidang Kepersertaan BP Jamsostek Palembang , Pieterman Haris memastikan pihaknya akan tetap memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh peserta aktif.#osk

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...