Ultimate magazine theme for WordPress.

Teroris MIT Poso, Kadiv Humas Irjen Argo : 11 Orang Masih Dikejar

BP/IST
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono

Palembang, BP

Saat ini Satgas Madago Raya masih terus melakukan pengejaran terhadap para teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT), pascakontak tembak yang terjadi di Pegunungan Andele, Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Pantai, Sulawesi, Senin (1/3) lalu.

Hal tersebut dikatakan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono.  Semua pergerakan teroris MIT Poso hingga masuk ke dalam hutan juga di telusuri.

“Tentunya di sana (Poso) ada operasi yang sudah kami lakukan. Kegiatan hukum yang menerjunkan Satgas Madago Raya untuk mengejar. Setidaknya masih ada 11 DPO lagi dari anggota MIT yang masih dikejar,” terang Argo didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi, MM saat ditemui usai kegiatan vaksinasi di Komplek Pakri Palembang, Kamis (4/3) siang.

Baca:  Audiensi Bersama Pengurus Nahdatul Ulama, Tokoh Agama dan Ulama Kota Palembang

Argo menambahkan, sinergi Polri dan TNI terus dilakukan untuk melakukan pengejaran. Karena, usai terjadi kontak senjata, teroris MIT Poso ini diketahui masuk ke dalam hutan.
Pergerakan ini, juga sudah diketahui Satgas Madago Raya. Sehingga, dilakukan pengejaran terhadap 11 orang yang masuk dalam jaringan Santoso ini.

“Kontak senjata lalu beberapa hari lalu, ada satu orang personil Polri yang gugur. Sudah dievakuasi oleh tim dengan menggunakan helikopter dan dibawa ke Palu,” tambahnya.
Argo menegaskan, cepat atau lambat sebanyak 11 orang yang masuk dalam DPO ini pasti akan tertangkap Satgas Madago Raya.

Baca:  Pekan Keempat Maret, Polda Sumsel dan Jajaran Menangkap 47 Orang Tersangka Kasus Narkotika

“DPO yang lari akan segera kami tangkap, bila memang tidak mau menyerahkan diri,” tutupnya.
Seperti diketahui, anggota MIT yang menjadi DPO bernama Samid alias Alvin. DPO yang berhasil ditebak yakni Haerul alias Irul.

Dia merupakan menantu Santoso yang merupakan pimpinan MIT. Baku tembak yang terjadi Senin (1/3) sekitar pukul 16.30 WITA itu menewaskan Praka Dedi yang mengalami luka tembak di bagian perut.#osk

Baca:  Kapolda Sumsel Launching Alat Kesehatan
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...