Motor Ketek Tenggelam, 1 Penumpang Hilang, 1 Ditemukan Tewas

13

BP/IST
Tim SAR gabungan mengevakuasi motor ketek yang tenggelam di perairan Sungai Musi, Kamis (4/3).

Palembang, BP

Kecelakaan air terjadi di perairan Sungai Musi dimana kapal motor sungai atau ketek yang ditumpangi empat orang dan membawa muatan 4 karung pupuk seberat 200 kg, 8 liter racun rumput serta 1 unit sepeda motor Viar, tenggelam setelah diterjang ombak di perairan Lopak Tanjung Serai, Banyuasin, Rabu (3/3), sekitar pukul 14.00.

Akibatnya, keempat korban yang berasal dari Desa Mekar Sari, P8 B, Dusun 4 Karang Agung Tengah, Kecamatan Lalan, Kabupaten Muba tersebut, yakni satu serang ketek atas nama Sutrisno (34), dan tiga penumpangnya, Tumisa (46), Tarsam (70), serta Karniti (50). Dua penumpang atas nama Tumisa dan Karniti, dikabarkan hilang tenggelam.

Baca:  Begal Rampas Motor dan Bunuh Korban di Depan Istri

Kronologis kejadian bermula saat ketek yang diserangi oleh Sutrisno, berlaya dari P8 Desa Mekar Sari menuju perairan Sumgai Kedi Tanjung Serai.

Sewaktu dalam perjalanan dihantam ombak besar sehingga menyebabkan motor sungai tersebut bocor dan kemasukan air hingga tenggelam.

Kemudian, anggota Pos Pangkalan Sandar Muara Lalan yang mendapat laporan dari warga langsung mendatangi lokasi kecelakaan dan mengamankan korban yang selamat serta membantu mencari korbam yang tenggelam, yakni Tarsam dan Karniti.

Baca:  Jasad Putri Tersangkut di Eceng Gondok

Direktur Polairud Polda Sumsel, Kombes Pol YS Widodo, membenarkan adanya kecelakaan motor sungai tersebut.
“Benar, ada dua korban yang hilang,” kata Widodo, Kamis (4/3).

Menurutnya, setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan yang melibatkan personil Pangkalan Sandar Sunsang, Penuguan, PU, Pos AI Simpang PU, Basarnas Palembang, dan Sat Polaires Banyuasin, akhir satu korban berhasil ditemukan.

Baca:  HP Sopir  Taksol Dirampas Orang Tak Dikenal

“Dari perkembangan pencarian, hari ini (Kamis) personil berhasil menemukan satu korban tenggelam atas nama Karniti (50). Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pelabuhan TAA, sekitar pukul 07.55, dan sudah dibawa ke rumah duka,” katanya. Untuk korban atas nama Tarsam, lanjut Widodo, belum ditemukan.#osk