Ultimate magazine theme for WordPress.

Apresiasi Keputusan Presiden Cabut Perpres Miras,  PPP Sumsel  Dorong DPR RI Sahkan UU Larangan Miras

BP/IST
Agus Sutikno

Palembang, BP

Ketua DPW PPP Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Sutikno mengapresiasi kebijakan Presiden Jokowi yang membatalkan Peraturan Presiden (perpes) miras, yaitu dengan mencabut butir-butir lampiran pada Peraturan Presiden Nomor 10/2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang mengatur soal investasi di bidang industri minuman keras.

Agus Sutikno menilai kebijakan Presiden Jokowi ini sebagai keputusan yang tepat dan bijaksana, terutama dalam menjaga suasana kebatinan masyarakat.

“PPP Sumsel melihat keputusan Pak Jokowi sebagai sebuah sikap yang patut diapresiasi. Sebagai pemimpin beliau mendengarkan dengan bersungguh sungguh apa yang diinginkan rakyat, mempertimbangkan, hingga mencabut perpres yang menimbulkan pro kontra ini,” kata Agus Sutikno , Rabu (3/3)

Baca:  Untuk Memenangkan Pemilu Mendatang, PPP Sumsel Bertekad “ Mati Dem Asal Top”

Agus mengingatkan bahwa miras jelas jelas hanya akan menimbulkan masalah di masyarakat, baik itu keamanan, kesehatan, dan juga mental generasi mendatang.

“Sudah banyak contoh kejadian kriminal yang dimulai dari miras ini, kemarin kita melihat orang tua yang kehilangan anaknya, istri kehilangan suaminya karena menegak miras oplosan. Sebuah realita betapa miras ini lebih banyak mudharatnya dari pada manfaatnya,” kata politisi yang juga mantan  Wakil Ketua  Komisi III DPRD Sumsel ini.

Kalau bicara investasi, dibandingkan dengan miras kata Agus yang dibutuhkan adalah investasi moral bagi generasi saat ini untuk modal membangun Indonesia kedepan.

Maka Agus berharap momentum ini dijadikan DPR RI untuk segera mengesahkan RUU tentang larangan perdaran miras.
“Saya rasa ini momentum tepat bagi DPR RI untuk segera mengesahkan RUU tentang larangan miras di negara kita. Sebagai investasi masa depan bangsa kita. Saya akan minta khususnya kepada teman teman Fraksi PPP DPR RI untuk menggunakan momentum ini mendorong fraksi fraksi lainya menyelesaikan RUU ini untuk menjadi UU,” tandasnya.

Baca:  Agus Sutikno Diprediksi Kembali Pimpin PPP Sumsel , Bagindo Togar: Lakukan Pembaharuan Program dan Susunan Pengurus

Seperti diketahui Presiden Jokowi mengeluarkan perpres tentang miras, namun akhirnya dibatalkan setelah mendapat banyak reaksi dari banyak kalangan,

“Bersama ini saya sampaikan saya putuskan lampiran Perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut,” kata Presiden Jokowi dalam kanal Youtube Sekretariat Presiden yang Selasa (2/3).

Baca:  Akar Rumput PPP Seluruh Sumsel Jagokan Agus Sutikno Untuk Kembali Pimpin DPW PPP Sumsel

Presiden Jokowi menyebut keputusan itu ia ambil setelah mendengar berbagai masukan. “Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama MUI, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan ormas-ormas lainnya serta tokoh-tokoh agama lain serta juga masukan-masukan dari provinsi dan daerah,” ungkap Presiden.

Dalam perpres tersebut disebutkan dalam beleid tersebut bahwa industri miras hanya untuk daerah tertentu saja di Indonesia, yakni Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Provinsi Sulawesi Utara, dan Provinsi Papua.#osk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...