Wakil Ketua MPR: Perhatian Gubernur DKI Terhadap NU Sangat Minim

7

Jakarta, BP–Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar memberikan perhatian kepada Nahdlatul Ulama (NU) yang ada di DKI. Jazilul menyebut selama ini perhatian Pemprov DKI Jakarta kepada NU baik di tingkat Pengurus Cabang (PC) yang ada di enam kota dan kabupaten di DKI Jakarta maupun Pengurus Wilayah (PW) sangat minim.
”Masa dari sekitar Rp2,8 triliun dana hibah DKI, PWNU hanya dapat anggaran Rp1,1 miliar, itu kan cuma berapa persennya,” ujar Gus Jazil saat menerima kunjungan dari jajaran PCNU Jakarta Pusat Jakarta, Senin (1/3).
Hal ini kata dia menunjukkan Pemprov DKI belum memberikan penghargaan yang pantas kepada NU. ”Itu tidak memberikan penghargaan kepada NU. Saya berharap Gubernur bisa memperhatikan NU yang sedang menggeliat, sedang menata diri, sedang semangat di DKI ini. Kalau itu tidak dilakukan, apa gunanya jadi gubernur?” katanya.
Jazil juga mengingatkan anggota DPRD DKI Jakarta ikut mendorong penggunaan sebagian aset tanah milik Pemprov DKI Jakarta untuk kepentingan NU. ”Kan banyak tanah-tanah aset DKI yang bisa disimpan pinjam, bisa dipakai untuk aktivitas NU di DKI, utamanya NU Jakarta Pusat. Ini ada di pusatnya Jakarta, di pusat kekuasaan, NU secara nasional besar, tapi di Jakarta Pusat nggak ada tempat, nggak punya kantor, kan ironis,” tuturnya.
Jazilul meminta Anies menunjukkan kepedulian terhadap NU, Jangan hanya pintar beretorika, tapi pintar juga memperdulikan masyarakatnya. “Jangan pintar pidato saja. Kalau pidato saja NU sudah gudangnya. Kita butuh perhatian nyata,” katanya.
Wakil Sekretaris Farhan Maksudi berharap Pemprov DKI Jakarta memberikan hibah tanah untuk kepentingan pendirian Kantor Sekretariat PCNU Jakarta Pusat. ”Kita menginginkan salah satunya dana hibah tanah, kebetulan kita dari NU Jakarta Pusat saat ini juga belum punya kantor sekretariat. Kita NU yang sudah menggelora berkegiatan, juga menginginkan tanah hibah untuk Kantor Sekretariat,” katanya.
Dikatakan, selama ini PCNU Jakarta Pusat sudah melakukan berbagai program kerja seperti bedah mushola, bedah rumah tokoh agama, dan berbagai kegiatan sosial lainnya. ”Tujuan kita kesini selain silaturahmi, kita juga ingin meminta, memohon aspirasi kami PCNU Jakarta Pusat melalui MPR ini untuk pertama menaikkan dana hibah di PWNU DKI Jakarta, khususnya PCNU Jakarta Pusat. Kedua agar ada bantuan tanah di DKI Jakarta untuk Kantor PCNU Jakarta Pusat,” kata Farhan.
Pertemuan tersebut diikuti seluruh Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC NU) Jakarta Pusat yang ada di delapan kecamatan, yakni Kecamatan Gambir, Johar Baru, Cempaka Putih, Kemayoran, Menteng, Sawah Besar, Senen, dan MWC NU Tanah Abang.#duk

Baca:  Wakil Ketua MPR: Penyelamatan Korban Bencana Alam NTT Harus Segera Dilakukan