Soal Pemecatan Lanjutan, MF Ridho : Kewenangan DPP Partai Demokrat

8

BP/IST
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) MF Ridho

Palembang, BP

Pasca Partai Demokrat memecat Marzuki Alie, Sofwatillah Mohzaib  bersama lima  kader lainnya secara tidak hormat. Tujuh kader tersebut dianggap terlibat dalam upaya pengambilalihan kepemimpinan partai.

“DPD Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan jajaran hingga tingkat bawah patuh dan loyal  terhadap kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memang legitimasinya melalui mekanisme yang sesuai AD/ART Partai Demokrat pada saat pemilihannya melalui kongres ke V Partai Demokrat,” kata Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Sumsel , MF Ridho, Senin (1/3).

Baca:  Tuduh Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya Maling Dana Bansos, Akun Facebook Ini Dilaporkan Ke Polisi

 

Mengenai adanya pemecatan lanjutan, menurut Ridho itu kewenangan DPP Partai Demokrat  termasuk informasi mengenai hal tersebut.

“Kita di daerah belum dapat informasi siapa lagi,” katanya.

Sebelumnya,  MF Ridho memastikan DPD dan seluruh DPC Partai Demokrat se-Sumsel sudah bertanda tangan di atas materai Rp12 ribu yang isinya tunduk dan taat kepada kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat AHY.

Baca:  Demokrat Sumsel Bebankan Biaya Survey Kepada Balonkada

“Namanya orang kecewa pasti tidak ada yang benar di mata dia, kita lihat justru sekarang Partai Demokrat ini elektabilitasnya naik, sekarang sudah nomor 3, dengan elektabilitas nomor 3 maka Demokrat berusaha untuk digoyang,” kata Ridho.

Ia mengaku, pihaknya tetap tunduk dan taat kepada aturan partai dan tunduk pada kepemimpinan AHY, dan kepemimpinan Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel Ishak Mekki.

Baca:  Jalan Tol Kapal-Betung Ditargetkan Selesai 2021

“Sanksi tegas kepada kader yang terlibat sepanjang ada alat buktinya,” katanya.#osk