Ultimate magazine theme for WordPress.

Minggu IV Februari 2021, Polda Sumsel dan Jajaran Tangkap 51 Pengedar Narkoba

BP/IST
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi

Palembang, BP

Dit Res Narkoba dan Dit Reskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) serta Polres dan Polrestabes Jajaran pada minggu IV Februari 2021 berhasil menangkap 51 pengedar narkoba.

Menurut Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi , ada 51 kasus yang diungkap Dit Res Narkoba Polda Sumsel dan Polres dan Polrestabes jajaran. Petugas berhasil menangkap 63 tersangka,  dengan rincian 51 orang pengedar, dan 12 orang pemakai .

“Sedangkan barang bukti yang disita sebanyak 298,2 gram Sabu, 137,73 gram Ganja, 569,5 butir Ekstasi,” katanya, Senin )1/3).

Baca:  Minggu  Pertama Maret Polda Sumsel Ungkap 13 Kasus Pidana

Dijelaskannya, dari segi kuantitas urutan Laporan Polisi (LP) terbanyak yakni Polrestabes Palembang (6 LP), Polres Muara Enim dan Musi Banyuasin dengan 5 LP, Polres Oki 4 (LP), Polres OKU Selatan, OKU Timur, Prabu dan OKU dengan 3 LP, Ditresnarkoba Polda Sumsel 3 LP.

“Dari barang bukti narkoba yang disita (Sabu, Ganja, Ekstasi), maka Dit Res Narkoba Polda Sumsel telah berhasil menyelamatkan sebanyak 3.616 anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Sedangkan Dit Reskrimum Polda Sumsel dan Polres/tabes jajaran pada Minggu IV Februari 2021 berhasil mengungkap sebanyak 19 kasus tindak pidana.

“Dari 19 kasus tindak pidana yang terungkap oleh Ditreskrimum Polda Sumsel dan Polres dan Polrestabes jajaran tersebut terdiri dari beberapa kasus yaitu : Curat (7 kasus), Curas (12 Kasus), curanmor (1 kasus),” katanya.

Baca:  Pekan Keempat Maret, Polda Sumsel dan Jajaran Menangkap 47 Orang Tersangka Kasus Narkotika

Sedangkan yang terbanyak mengungkap adalah Polres Muara Enim 5 kasus, Polres OKU Timur 4 kasus, Dit Reskrim Umum 3 kasus, Polres OKU Selatan 3 Kasus dan Polres Musi banyuasin 3 kasus

Kombes Pol Drs Supriadi MM mengimbau kepada masyarakat Propinsi Sumsel agar menjauhi narkoba karena merusak kesehatan bahkan bisa mengakibatkan kematian.

“Awasi anak dan keluarga ketika keluar rumah maupun di dalam rumah supaya terhindar dari bahaya narkoba, “ katanya.

Menurutnya, Untuk menekan dan mengurangi terjadinya tindak pidana 3C di Propinsi Sumsel maka pemilik mobil dan motor agar menambah kunci pengaman.

Baca:  Polda Sumsel dan Jajaran Tingkat Keamanan Gereja

“Apabila sedang berpergian kunci pintu dan jendela rumah serta masyarakat bisa menjaga keamanan terhadap diri sendiri dan lingkungannya, “ katanya.#osk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...