Solehan Ismail Jabat Anggota DPRD Sumsel PAW

5

BP/DUDY OSKANDAR
Drs H Solehan Ismail

Palembang, BP

Setelah melalui beberapa tahapan, Drs H Solehan Ismail, Senin (29/2) akan dilantik  menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Pengganti Antar Waktu (PAW) terhadap H Burlian dari Partai Gerindra yang meninggal dunia, Minggu (15/11/2020) sekitar pukul 10.11 , setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Muhamad husen kota Palembang.

H Burlian merupakan anggota DPRD Sumsel dari Fraksi Gerindra dari dapil VIII (Musi Rawas, Lubuk Linggau dan Musi Rawas Utara ). Dia juga merupakan mantan birokrasi di wilayah Kabupaten Mura maupun Muratara, serta suami dari Suarti Wakil Bupati Mura periode 20215-2020 yang kini  terpilih sebagai Wakil Bupati Mura bersama Hj Ratna Mahmud.

Baca:  Polda Sumsel Gelar Bakti Sosial Polri Peduli Covid-19

Menurut Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Sumsel Sujarwoto membenarkan hal tersebut.

“Drs H Solehan Ismail menggantikan almarhum Burlian yang dapil Mura, Linggau , Muratara , pak Burlian itu suaminya ibu Suwarti Wabup Mura ,” katanya, Minggu (28/2).

Karena posisi Solehan Ismail nomor dua mendapatkan suara terbanyak  , maka menurut Sujarwoto posisi Burlian digantikan Solehan Ismail.

Baca:  DPP PKS Akan Tetapkan Ketua DPW PKS Sumsel Yang Baru

“ Pelantikannya, Senin (29/2) di DPRD Sumsel,” katanya.

Sedangkan Wakil Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas membenarkan hal tersebut.

“ Dengan digantikannya PAW besok, artinya jumlah anggota DPRD Sumsel  genap kembali 75 orang  dan beliau (Solehan Ismail) yang dilantik bisa  masuk ke komisi yang ditinggalkan almarhum  dan melanjutkan kerja-kerjanya sebagai anggota DPRD Sumsel,” katanya disela-sela acara Banteng Fun Bike ke 48 di ulang tahun ke 48 PDI Perjuangan  di halaman kantor DPRD Sumsel, Minggu (28/2).

Baca:  Komisi IV DPRD Sumsel Minta Pengelola Jalan Tol Tingkatkan Pengawasan

Ketika ditanya apakah diperbolehkan dilakukan penarikan dari Komisi yang sebelumnya diduduki almarhum Burlian, menurut Giri, tergantung fraksi Gerindra DPRD Sumsel.

“Kalau Fraksi Gerindra melakukan penarikan dari Komisi lama, itu bisa dilakukan dalam rapat paripurna berikutnya ,” katanya.#osk