Ultimate magazine theme for WordPress.

Giri Himbau Masyarakat Jangan Takut Vaksin Corona

BP/DUDY OSKANDAR
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  HM Giri Ramanda N Kiemas

Palembang, BP

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  HM Giri Ramanda N Kiemas  menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut di vaksin covid-19.

“ Tentunya pemerintah akan bertanggungjawab terhadap keamanan dari vaksin ini ,” katanya disela-sela acara Banteng Fun Bike ke 48 di ulang tahun ke 48 PDI Perjuangan  di halaman kantor DPRD Sumsel, Minggu (28/2).

Menurut politisi PDI Perjuangan ini saat ini memang masyarakat memerlukan vaksin ini  agar  bisa memulai kehidupan lebih baik kedepan.

Sehingga masyarakat  tidak hidup di bawah ketakutan, tidak takut terjangkit virus corona ini.

“Jadi  harapan saya dan himbauan saya masyarakat percaya kepada pemerintah, percaya terhadap tenaga kesehatan bahwa vaksin ini , Insya Allah  bisa memberikan jalan kita lebih baik kedepan,” katanya.

Sebelumnya Dinas Kesehatan Sumsel menyebut penyuntikan vaksin sinovac untuk tenaga kesehatan dan tenaga penunjang tidak terpaku target harus tuntas pada akhir Februari 2021 karena banyak sasaran yang tertunda.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sumsel Yusri di Palembang, Selasa mengatakan penyuntikan vaksin untuk SDM Kesehatan masih dimungkinkan bersisiran dengan vaksin untuk TNI-Polri yang akan dimulai pada awal Maret.

“Mengingat banyak sasaran vaksin yang ditunda karena kondisi klinis, maka mereka bisa suntik kalau sudah diizinkan dan itu tidak masalah walau vaksin tahap selanjutnya sudah mulai,” ujarnya.

​​​​​​Menurut dia penyuntikan vaksin Covid-19 secara menyeluruh di Sumsel memerlukan waktu hingga Maret 2021 dan tingkat keberhasilan dihitung secara komulatif, sehingga sasaran vaksin harus terealisasi semaksimal mungkin.

Berdasarkan data P-Care Satgas Covid -19 Sumsel per 15 Februari mencatat realisasi penyuntikan pertama telah mencapai 31.395 orang (64,06 persen) sejak 14 Januari 2021 dengan sasaran tunda berjumlah 18.428 orang.

Sedangkan penyuntikan kedua baru mencapai 8.986 orang (18,36 persen) dengan sasaran tunda berjumlah 1.363 orang. Menurutnya mayoritas penyuntikan tertunda karena hipertensi sehingga perlu menunggu jeda.

Sementara Vaksin Sinovac tahap III rencananya tiba di Palembang pada akhir Februari. Dengan target awal Maret telah didistribusikan ke 17 kabupaten/kota untuk anggota TNI, Polri dan ASN pelayanan publik.

“Vaksinasi Sumsel tidak ada masalah di lapangan. Jadi tidak masalah kalau ternyata penyuntikan untuk tenaga kesehatan harus berbarengan dengan TNI-Polri,” katanya.

Kendati demikian pihaknya tetap mengupayakan penyuntikan berjalan sesuai target. Karena vaksinasi Covid-19 di Sumsel tidak ada kendala serius kecuali persoalan data dan kondisi klinis sasaran.

Pihaknya juga memastikan kondisi dosis vaksin yang belum disuntikan masih dalam kondisi bagus.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...