Buronan Penggelapan Motor Ditangkap Dalam Kasus Lain

4

BP/IST
Mardani alias Dani (29) Warga Jalan Mayor Zein, Lorong Melati, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni Palembang  ditangkap anggota unit Reskrim Polsek Kalidoni, lantaran terlibat kasus pencurian  namun pada tahun 2018 tersangka pernah menggelapkan sepada motor V-xion.

Palembang, BP

Mardani alias Dani (29) Warga Jalan Mayor Zein, Lorong Melati, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni Palembang  ditangkap anggota unit Reskrim Polsek Kalidoni, lantaran terlibat kasus pencurian  namun pada tahun 2018 tersangka pernah menggelapkan sepada motor V-xion.

Tersangka ditangkap karena mencuri laptop milik korban Singgih Meika (27) warga Probolinggo, Jawa Timur pada Rabu (30/09/2020) lalu. Saat itu korban pergi ke warung, sementara laptopnya ditinggal di atas meja dengan pintu tidak dikunci.

Tiba – tiba tersangka datang ke tempat kerja korban di Jalan Mayor Zein Kelurahan, Sei Selincah Kecamatan Kalidoni lewat pintu depan dan langsung menggasak laptop korban.

Baca:  Dua Pelaku Begal Banyuasin di Ringkus

“Laptop tersebut dijual tersangka di market place OLX dengan harga Rp 500ribu kemudian, tersangka kabur ke Bogor,” kata Kapolsek Kalidoni AKP Kusyanto melalui Kanit Reskrim Ipda Denny Irawan, Rabu (24/2).

“Kami mendapat informasi tersangka pulang ke Palembang. Mendapat informasi tersangka pulang langsung kita tangkap,” tambahnya.

Ternyata setelah didalami, tersangka pernah menggelapkan sepeda motor milik Hervi Octavianus (35) warga Jalan Mayor Zein, Kelurahan Sei Selincah Kecamatan Kalidoni pada 2018 lalu.

Baca:  Oknum Satpam di Pergudangan Banyuasin  Jadi Pejambret

Modus yang dilakukan tersangka ini, ia mendatangi rumah Hervi untuk menagih hutang kepada isteri korban sebesar Rp 500ribu, karena korban berjanji akan mengembalikan dalam waktu dua hari namun setelah ditagih ternyata korban tidak bisa membayar.

” Tersangka melihat sepeda motor korban kemudian berpura – pura meminjam sepeda motor Yamaha Vixion milik korban dengan alasan hendak pulang kerumah. Korban yang percaya langsung meminjamkan motor tersebut,” katanya.

Tersangka pun membawa sepeda motor korban ke rumah mertuanya di sekip. Selama tiga hari tersangka tinggal di sana, tersangka yang ingin berangkat ke Bogor tidak ada ongkos lalu menelpon temannya untuk mencarikan orang yang ingin membeli motor tersebut.

Baca:  Kurir Ekstasi Ditangkap

” Motor dijual di Kertapati simpang sungki dengan harga Rp 2.5 juta. Uang itu digunakan tersangka untuk berangkat ke Bogor. Di bogor tersangka kerja serabutan. 2020 pulang dan kembali mencuri dan pergi lagi ke Bogor dan pulang lagi ke Palembang saat pulang itulah kita tangkap,” katanya.#osk