Ponpes Tahfidz Kiai Marogan Kini Miliki TV Komunitas Untuk Berdakwah , Menjangkau Hingga Mancanegara

25

BP/DUDY OSKANDAR
Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Kiai Marogan , Talang Betutu Palembang kini memiliki TV komunitas yaitu Dakwah Wakaf Marogan (DWM) TV yang dipergunakan sebagai sarana dakwah Islam bagi bukan hanya untuk Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan Indonesia saja malahan sampai manca negara.

Palembang, BP

Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Kiai Marogan , Talang Betutu Palembang kini memiliki TV komunitas yaitu  Dakwah Wakaf Marogan (DWM) TV yang dipergunakan sebagai sarana dakwah Islam bagi bukan hanya untuk Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  dan Indonesia saja malahan sampai manca negara.

Menurut Mudir PPL Husnul Khotimah Kiai Marogan, Ustadz H Masagus Ahmad Fauzan SQ mengatakan kalau DWM TV baru beroperasi.

Baca:  Zuriat Kiai Marogan Resmi Layangkan Pemblokiran Usulan Sertifikat Pemkot Palembang dan Kelenteng Ke BPN Sumsel

“ Baru perdana, program ini khan , kajian seminggu sekali , sebelumnya Marogan TV , ini untuk menunjang pesantren lansia, karena kita ada dua  unit, satu pesantren anak yatim  sudah berjalan ,  ada 100 anak mondok disini, rencananya  dibulan Februari ini  mulai launching untuk Pesantren Lansia  Kiai Marogan  jadi pesertanya itu ibu-ibu dan bapak-bapak yang sudah diatas 55 tahun ,” katanya, Minggu (21/2).

Baca:  Pembangunan Ponpes Lansia Husnul Khatimah  ,Kiai Marogan Terus Dikebut

DMW TV menurutnya belum melakukan launching tapi terus melakukan kajian-kajian agama bukan hanya melibatkan ibu-ibu pengajian di Palembang .

“ Komunitas lansia ini sudah ada dibeberapa  negara  dan mereka pakai zoom  jadi ada onlinenya juga , tadi sudah ada juga peserta dari Taiwan  dari Malaysia , Singapura,” katanya.

Dakwah yang dilakukan DWM TV ini juga melalui zoom menurutnya respon para jemaah cukup positip.

Baca:  Zuriat Kiai Marogan Resmi Layangkan Pemblokiran Usulan Sertifikat Pemkot Palembang dan Kelenteng Ke BPN Sumsel

“ Insya Allah , apalagi pandemi covid-19 ini masih lama ,” katanya.

Uniknya lagian kajian agama yang dilakukan  melalui zoom bahkan di ikuti 11 negara tengga  selain Indonesia  seperti Taiwan, Malaysia, Hongkong , Belanda , Saudi Arabia, Singapura.#osk