Ketua DPRD Ogan Ilir Suharto: Yakin Pj Sekda OI Muhsin Bisa Bekerja Profesional

39

Inderalaya, BP–Ketua DPRD Ogan Ilir (OI) H Suharto sangat mendukung penuh dan berkeyakinan PJ Sekda OI H Muhsin Abdullah dapat bekerja dengan baik dan profesional dalam melaksanakan tugasnya dalam membantu Plh Bupati OI H Aufa Syahrizal dan Bupati OI Panca Wijaya Akbar serta Wabup OI H Ardani yang pada 26 Februari nanti bakal dilantik secara definitif.

Suharto (mengenakan masker)

“Insya Allah saya yakin Pak Muhsin dapat bekerja dengan baik dan profesional. Sekda itu jabatan tertinggi dalam ASN. Pak Muhsin itu sudah berpengalaman di ASN, ia bekerja dari golongan bawah merintis karirnya sampai paling tinggi saat ini sebagai sekda. Jadi karirnya di dunia birokrasi mumpuni, wajar dia dipilih oleh Gubernur H Herman Deru dan Wagub H Mawardi Yahya sebagai pj sekda. Eselon sudah pas golongan sudah oke, mau apalagi. Jadi kita dari legislatif mendukung penuh,” jelas Suharto, Minggu (21/2)

Ia juga meyayangkan banyak kadis dari berbagai OPD Pemkab OI tidak hadir saat pelantikan PJ Sekda OI H Muhsin Abdullah oleh Wagub Sumsel H Mawardi Yahya di Aula Caram Seguguk kemarin.

Baca:  Panca WA Mawardi: Pilih Saya Jadi Bupati, Siap Melayani Rakyat!

“Seharusnya kepala OPD hadir karena itu kan kalau di ASN sebagai pimpinan mereka, kehadiran merupakan salah satu bentuk penghormatan dan dukungan. Ini kita sayabgkan sekali, dengan pimpinan sendiri kok tidak hormat. Ya namanya jabatan biasa saja saat naik ya naik, saat turun ya turun dan hal biasa itu sifatnya sementara. Jangan mudah patah arang. Tentunya sama-sama dengan pak sekda yang baru ini kita mensukseskan visi misi Bupati OI Panca Wijaya Akbar Mawardi dan Wabup OI Ardani yang pada 26 Februari nanti dilantik,” jelasnya.

Sementara itu sebelumnya Wagub Sumsel H Mawardi Yahya mengatakan, baru pelantikan Pj Sekda OI H Muhsin Abdullah para kepala OPD banyak yang tidak hadir.

Baca:  Tidak Hanya Parpol, Rakyat Harus Bertanggungjawab Untuk Memilih Pemimpin Yang Mampu Mensejahterakan

“Ya baru pelantikan pj sekda saja banyak kepala OPD yang tidak hadir, bagaimana kalau pelantikan bupati dan wabupnya,” ucapnya.

Menurut wagub pergantian PJSekda OI dilakukan karena masa jabatan Sekda lama telah berakhir 6 bulan lalu. “Pemkab OI belum melakukan assessment sehingga Pemprov Sumsel melakukan pergantian sesuai aturan Undang-undang yang berlaku dan Peraturan Kemendagri,” jelasnya. Mawardi saat pelantikan di Aula Caram Seguguk Pemkab OI, Indralaya, Jumat (19/2/2021)

Mawardi menegaskan, pergantian Pj Sekda OI ini dilakukan bukan karena faktor ego pribadi, kelompok ataupun golongan.

“Pertanyaan kenapa PjSekda diganti. Pemprov Sumsel semata-mata mematuhi Perundangan-undangan dan Peraturan Kemendagri. Semua ini dijalankan bukan ego pribadi, kelompok dan golongan tetapi mematuhi aturan UU,” tegasnya.

Dijelaskannya, Pj Sekda merupakan jabatan tertinggi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sehingga tidak boleh terjadinya kekosongan.

“Pada 26 Februari nanti, bupati terpilih akan melaksanakan pelantikan. Setelah itu, barulah dilakukannya assessment untuk sejumlah jabatan yang kosong di Ogan Ilir,” katanya.

Baca:  Ratusan Anggota Linmas 'Serang' Kantor Bupati OI

Menurutnya, assessment dinilai sebagai upaya terbaik dalam memilih SDM yang memiliki komitmen, integritas, semangat dalam membangun Ogan Ilir selama lima tahun kedepan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada M Badrun Priyanto yang telah bekerja selama menjabat sebagai Sekda Pemkab OI,” bebernya.

Pj Sekda Pemkab Ogan Ilir, Muhsin Abdullah, mengaku siap menjalankan tugas baru yabg telah diamanahkan kepadanya.

“Tentu saya siap dan bertanggung jawab dengan amanah yang diberikan kepada saya. Kita semua berharap, kinerja ASN Pemkab OI bisa lebih maksimal dan menjadi lebih baik lagi. Kita akan mendukung penuh program program bupati dan wabup terpilih yang akan dilantik 26 Februari nanti yaitu Pak Panca Mawardi dan Pak Ardani, guna mewujudkan visi dan misinya mem-Bangkitkan  Ogan Ilir,” kata Muhsin. #hen