Buntut Kaburnya Joko, Seret Satu Tersangka Baru

12


BP/IST
Kasi Pidum Kejari Palembang, Agung Ari Kesuma

Palembang, BP

Buntut  Kaburnya terdakwa bernama Joko Zulkarnain, satu dari enam terdakwa kasus narkotika yang ditangkap bersama mantan anggota DPRD Palembang Doni SH, akhirnya menyeret satu orang menjadi tersangka baru.

Dia adalah Tri, yang diketahui sebagai pembantu terdakwa Joko Zulkarnain. Tri saat ini sudah berstatus tersangka dan dititipkan Kejari Palembang ke sel tahanan Polda Sumsel.

“Dia menyimpan uang milik Joko Zulkarnain dalam jumlah besar dan diduga uang itu masih ada kaitannya dengan tindak kejahatan narkoba dari tahanan kabur itu,” kata Kasi Pidum Kejari Palembang, Agung Ari Kesuma, Kamis (18/2).

Baca:  Perampok Wanita Hamil ditembak Polisi

Agung menjelaskan, kronologi penahanan terhadap Tri dilakukan setelah Joko Zulkarnain melarikan diri pada Sabtu (16/1) sekira pukul 21.43 .

Tepatnya saat Joko menjalani perawatan di RS Bhayangkara M Hasan Palembang akibat pembengkakan paru-paru yang dialaminya .

Siang hari sebelum kejadian itu, rupanya Tri sempat berkunjung ke RS dan menyerahkan uang sebesar Rp.10 kepada Joko.

Diakui mereka saat itu, uang tersebut akan digunakan untuk membayar biaya perawatan Joko selama menjalani perawatan.

Malam harinya, ternyata Joko melarikan diri. Petugas Kejari Palembang selanjutnya memanggil Tri untuk dimintai keterangan dan melakukan penggeledahan di kediaman Joko yang berada di Palembang.

Baca:  Satu Pelaku Pengeroyokan Miko Ditangkap

Rumah itu menjadi tanggung jawab Tri selama bosnya berada dalam masa penahanan.

“Awalnya kita kejar, uang Rp.10 juta itu didapat dari mana. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan didapatlah uang sebesar Rp.180 juta,” katanya.

Dengan temuan itulah, Tri selanjutnya dilaporkan ke aparat kepolisian atas Pasal 480 KUHP tentang Tindak Pidana Penadahan.

“Terkait apakah Tri ikut terlibat dalam pelarian itu, tentunya kita tidak bisa main tuduh begitu saja. Semuanya harus memerlukan bukti yang kuat dan saat ini masih dalam penyelidikan. Hanya saja, memang benar bahwa Tri sudah kita laporan atas dugaan sebagai penadah,” katanya.

Baca:  Penjual Senpira Ditangkap Polisi Yang Menyamar

Sedangkan Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim, Kompol Edi Rahmat Mulyana didampingi Kasat Narkoba Kompol Rivanda mengatakan,  Polrestabes Palembang sudah melakukan koordinasi dengan pihak kejaksaan negeri (Kejari) Palembang.

“Jadi kita sudah mempersiapkan tim untuk memback up membantu untuk mencari tahanan yang kabur tersebut,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya.#osk