Home / Headline / Tak Terima Anak Di Cabuli, IRT Lapor Polisi

Tak Terima Anak Di Cabuli, IRT Lapor Polisi

BP/IST
Ibu rumah tangga (IRT) inisial YH (42) warga Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan SU II Palembang mengadu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Selasa (16/2) .

Palembang, BP

Ibu rumah tangga (IRT) inisial YH (42) warga Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan SU II Palembang mengadu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Selasa (16/2) sekira pukul 12.30 lantaran anaknya berinisial A telah dicabuli pria beristri yang disebut Pakde sebanyak 4 kali di sebuah kosan yang ada di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju Palembang, Sabtu (6/2) sekira pukul 20.00.

Kejadian berawal pelaku datang ke rumah korban pada Sabtu (6/2) sekira pukul 16.30 diajak saksi AN salah satu kerabat korban sendiri. Nah, saat pelaku berada di rumah tersebut dia bertemu dengan korban A.

Kemudian pakde ini menawarkan kepada korban sebuah pekerjaan, lalu membujuk korban supaya menerima dan mau ikut pergi bersama pakde. Lalu korban mau ketika diajak pelaku ke tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah kosan.

Di kamar kosan ini sekira pukul 20.00 korban dibujuk dan dirayu pelaku lalu dicabuli selama 3 jam, masih kurang puas, besoknya Minggu (7/2) sekira pukul 06.00.

Pelaku kembali mencabuli korban selama 1 jam, dan di hari yang sama tepatnya pukul 20.00 kembali pelaku mencabuli korban selama 1 jam.

Merasa aksinya lancar, Senin (8/2) sekira pukul 20.00 pelaku kembali mencabuli korban selama 1 jam.

Ibu korban YH akhirnya mengetahui perbuatan pelaku pada Selasa (9/2) setelah diberitahu tetangga nya yang melihat bahwa korban pergi bersama pelaku ke TKP.

Merasa anaknya dalam bahaya, akhirnya ibu korban mendatangi TKP namun tidak menemui korban di sana, saat itu ibu korban menitipkan pesan kepada ibu kosan tersebut. Baru beberapa jam, pelaku membawa korban mengantarnya pulang.

Setelah didesak ibunya, akhirnya korban menceritakan kalau sudah dicabuli berulang kali oleh pakde, hingga korban merasakan sakit di bagian area alat kelaminnya.

Dirinya meminta keadilan untuk anaknya, “Saya melapor supaya pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya dan diberikan hukuman setimpal,” katanya.

Laporan korban sudah diterima di SPKT Polrestabes Palembang oleh unit II dipimpin Panit II Ipda Martono.#osk