Home / Headline / Chandra Darmawan:  “ Kami Membuka Diri , Inilah PBB…….!!!”

Chandra Darmawan:  “ Kami Membuka Diri , Inilah PBB…….!!!”

BP/DUDY OSKANDAR
Chandra Darmawan

Palembang, BP

Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang dulu dikenal sebagai basis massa Masyumi, malahan dalam beberapa kali pemilu di Sumsel , Masyumi meraih suara terbanyak.

Malahan dalam pemilu  tahun 1955 Masyumi menduduki posisi kedua secara nasional dengan meraih suara 7.903.886 suara, mewakili 20,9% suara rakyat, dan meraih 57 kursi di parlemen.

Masyumi termasuk populer di daerah modernis Islam seperti Sumatera Barat, Jakarta, dan Aceh. 51,3% suara Masyumi berasal dari Jawa, tetapi Masyumi merupakan partai dominan untuk daerah-daerah di luar Jawa, dan merupakan partai terdepan bagi sepertiga orang yang tinggal di luar Jawa.

Di Sumatera termasuk Sumatera Selatan, Kalimantan, dan Sulawesi, Masyumi memperoleh jumlah suara yang signifikan. Di Sumatera, 42,8% memilih Masyumi, kemudian jumlah suara untuk Kalimantan mencapai 32%,sedangkan untuk Sulawesi mencapai angka 33,9%

Partai Masyumi dideklarasikan oleh Ahmad Cholil Ridwan yang merupakan salah satu ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan mantan ketua Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) pada periode 2005 – 2011 dan juga Ketua Badan Penyelidik Usaha – Usaha Persiapan Partai Islam Ideologis (BPU-PII).

Partai Masyumi merupakan partai yang kala itu dibubarkan oleh Presiden Soekarno pada 15 Agustus 1960 karena diduga terlibat dalam pemberontakan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).

Dalam waktu kurang dari setahun, partai ini menjadi partai politik terbesar di Indonesia. Masyumi termasuk dalam kategori organisasi Islam, sama seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Selama periode demokrasi liberal, para anggota Masyumi duduk di Dewan Perwakilan Rakyat dan beberapa anggota dari partai ini terpilih sebagai Perdana Menteri Indonesia, seperti Muhammad Natsir dan Burhanuddin Harahap.

Partai Bulan Bintang (PBB) adalah sebuah partai politik Indonesia berasaskan Islam dan juga sebagai partai penerus Masyumi . Partai Bulan Bintang sendiri didirikan pada 17 Juli 1998 lalu.

“PBB  ini adalah partai berasaskan Islam sebagaimana kita tahu Masyumi salah satu partai berasaskan Islam. PBB menampung aspirasi-aspirasi umat Islam karena khusus di politik ini kita harus memiliki suatu  wadah, tanpa ada suatu wadah  kita tidak bisa mengungkapkan apa yang menjadi keinginan masyarakat,” kata Sekretaris DPW PBB Provinsi Sumsel, Chandra Darmawan, Selasa (16/2).

Mantan anggota DPRD Palembang menegaskan kalau bukan terhadap partai Masyumi yang pernah jaya  di masa lalu , PBB  memang wadah seluruh umat Islam atupun agama yang lain yang ingin  bergabung untuk memberikan tenaga dan pikirannya terhadap suatu partai agar bisa bersuara.

“Kami membuka diri , inilah PBB . Dan kami sangat  berharap dengan partai ini kedepan bisa berbicara lebih baik dalam parlemen dan pemerintahan dan untuk menguarakan suara umat. Intinya adalah sejarah boleh berkata , moderen menyesuaikan dengan keadalam zaman, tapi asas tetap satu, Islam,” katanya.#osk