Kapolda Sumsel  Sumpah Seluruh PJU diikuti Para Kapolres jajaran Polda Sumsel 

10

Palembang, BP

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan Sik SH MH diikuti para PJU dan kasatwil jajaran Polda Sumsel Senin, (15/2).

Kasus peredaran narkoba menjadi salah fokus calon Kapolri Jenderal. Listyo Sigit Prabowo dalam penegakan hukum. Tidak hanya kepada bandar, anggota Polri yang terlibat jaringan narkoba juga akan ditindak tegas.

Baca:  OKUS-Muratara Terbanyak Belum Rekam E-KTP

Hal itu diungkapkan Jenderal Listyo Sigit dalam fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) di Komisi III DPR RI. Dalam pemaparannya, Jendeal.Sigit menyatakan tidak akan memberikan ruang bagi bandar narkoba.

“Khusus terhadap kasus yang menjadi perhatian masyarakat seperti kejahatan jalanan, kejahatan ekonomi dan tindak pidana narkoba, Polri akan memberikan perhatian khusus dan bertindak tegas. Tidak ada toleransi dan tidak boleh ada ruang bagi bandar narkoba di negara ini,” kata Jenderal. Sigit di DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/1).

Baca:  Update 19 Mei: Melonjak 60 Kasus, Pasien Positif Corona Sumsel Hampir 600 Orang

Jenderal. Sigit juga berjanji akan menindak tegas anggota yang terlibat narkoba. Hal ini sebagai bukti keseriusan Polri dalam memberantas tindak pidana narkoba yang sudah merusak generasi bangsa.

“Termasuk anggota Polri yang terlibat di dalamnya, pilihannya hanya satu pecat dan pidanakan. Jadi kami tidak main-main dalam hal ini, kami akan buktikan,” tegas Jenderal Sigit.

Baca:  Silpa Tahun 2019 Besar, DPRD Sumsel Nilai Bukan Prestasi Tapi Pola Perencanaan Belanja Yang Tidak Tepat

Lebih lanjut, Sigit mengatakan bahwa Polri tidak boleh menjadi alat kekuasaan. Penegakan hukum yang dilakukan Polri harus ditujukan untuk kemajuan Indonesia,sebagai wujud 16 program Prioritas kapolri dan dan Program 100 hari kerjanya.#osk