Dalangi Aksi Pencurian, Pecatan Brimob Ditangkap

7

BP/IST
Seorang pecatan Brimob,  Raden Aprianto (36) ditangkap unit I Jatanras Polda Sumsel, Senin (8/2) sekitar pukul 18.00 karena menjadi dalang pencurian di dalam sebuah kost bersama rekannya Salam (48).

Palembang, BP

Seorang pecatan Brimob,  Raden Aprianto (36) ditangkap unit I Jatanras Polda Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (8/2) sekitar pukul 18.00 karena menjadi dalang pencurian di dalam sebuah kost bersama rekannya Salam (48).

Pelaku Salam merupakan warga Jalan Slamet Riyadi, Lorong Kemas 2, Gang Rosidi Kelurahan Kertapati. Sedangkan Raden tercatat sebagai warga Jalan AKBP Cek Agus Komplek Pertanian, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang.

Baca:  Polda Sumsel Kirim Personil Satbrimob Ke Papua

Kedua pelaku melakukan aksinya pada Kamis (14/1) lalu sekitar pukul 21.30, di dalam kost milik korban yakni Teti Susilawati (50), Jalan Angkatan 45, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

Kejadian bermula ketika kedua pelaku melakukan pencurian di rumah kos milik korban yang sedang kosong dengan cara merusak kunci pagar dengan mengunakan linggis.

Setelah pagar terbuka, kedua pelaku merusak pintu dengan menggunakan linggis dan masuk ke dalam rumah. Pelaku mengambil barang milik korban berupa satu unit TV LCD kemudian melarikan diri.

Baca:  Polda Sumsel Kirim 100 Personel Brimob ke Papua

“Pelaku ditangkap tanpa perlawanan di kediamannya masing-masing. Untuk pectan dari Brimob ini sekarang statusnya pengangguran, mangkanya dia nekat mengajak rekannya untuk membobol rumah kost,” kata Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi. Selasa (9/2).

Tidak sampai disitu, Suryadi juga mengungkapkan, selain aksinya membobol rumah kos, tersangka Raden diduga juga pernah melakukan aksi penggelapan sepeda motor di kawasan Ilir Timur I Palembang.

Baca:  Kombes Pol Yudo Nugroho Sugianto Jabat Dansat Brimob Polda Sumsel

“Dari informasi yang kita dapatkan, diduga tersangka juga pernah terlibat kasus penggelapan sepeda motor sesuai laporan polisi (LP) di Polsekta Ilir Timur I Polrestabes Palembang.  Selanjutnya kita akan berkoordinasi mengenai aksi tersebut,” jelas Suryadi.

Sementara itu kedua pelaku mengakui perbuatanya dan meminta maaf pada korban.#osk