Pelaku Penodongan Mobil Pick Up Ditangkap

14

BP/IST
Polsek Kertapati Palembang menangkap pelaku penodongan sopir mobil pick up, Bambang Utoyo (38). Pelaku yang diamankan petugas ialah Andika (32), warga Jalan Abi Kusno Cokro Suyoso, Kelurahan Kemang Agung Kertapati.

Palembang, BP

Polsek Kertapati Palembang menangkap pelaku penodongan sopir mobil pick up, Bambang Utoyo (38). Pelaku yang diamankan petugas ialah Andika (32), warga Jalan Abi Kusno Cokro Suyoso, Kelurahan Kemang Agung Kertapati.

Penodongan tersebut terjadi di Jalan Mayjen Yusuf Singedekane, Kelurahan Kerasaman, Kecamatan Kertapati Palembang, Minggu (7/2), sekira pukul 05.30.

Setelah adanya laporan korban, Andika langsung ditangkap Polsek Kertapati beberapa jam usai kejadian. Sedangkan Kris, teman pelaku yang sudah diketahui identitasnya, masih dalam pengejaran.

Baca:  Gondol Motor di Arena Futsal, Aksi Curanmor di Palembang Terekam CCTV

Kapolsek Kertapati, AKP Irwan Sidik, mengatakan, pelaku Andika ditangkap usai pihaknya menerima laporan korban Bambang Utoyo yang sebelumnya ditodong pelaku pada Minggu, (7/2).

“Usia menerima laporan dari korban, anggota reskrim Polsek Kertapati langsung melakukan penyelidikan. Setelah mengetahui keberadaan pelaku Andika langsung melakukan penangkapan,” kata Irwan, Senin (8/2).

Pelaku, kata Irwan, diamankan berikut barang bukti (BB) sepeda motor yang dipergunakan untuk melakukan kejahatan berupa sepeda motor Honda Beat nopol BG 6263 ABY.

Baca:  Aksi Pencurian Gagal Lantaran Ditinggal Kawan

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku akan dikenakan Pasal 365 KUHP. Untuk pelaku satu nya masih di kejar dan sudah kita buatkan DPO,” katanya.

Sementara, pelaku Andika, mengatakan, dirinya beraksi bersama temannya saat korban yang saat itu membawa mobil berhenti dipinggir jalan.

Korban yang sedang memainkan Handphone (Hp), langsung didatangi pelaku dan langsung mengacungkan senjata tajam jenis pisau dan mengambil paksa Hp milik korban.

Baca:  Curi Burung, Dua Sekawan Ditangkap

“Menyesal pak, melakukan aksi penodongan karena butuh uang. Uangnya di pakai untuk kebutuhan sehari-hari membeli makanan,”  katanya.#osk