19 Kasus Pidana Berhasil diungkap Polda Sumsel dan jajaran di Minggu Kedua Februari

6

BP/IST
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi

Palembang, BP

Polda Sumatera Selatan (Sumsel) dan jajaran berhasil mengungkap sejumlah kasus  3C (Curas, Curat dan Curanmor) dan Tindak Pidana Narkoba pada minggu kedua Bulan Februari 2021.

“Dit Reskrimum Polda Sumsel dan Polres/ tabes jajaran pada Minggu ketiga Bulan September 2020 berhasil mengungkap kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) sebanyak 19 kasus tindak pidana,” kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, Senin (8/2).

Dari 19 Kasus tindak pidana yang terungkap oleh Dit Reskrimum Polda Sumsel dan Polres/ tabes jajaran tersebut terdiri dari beberapa kasus yaitu

Curat : 15 Kasus

Curas :  1 Kasus

Curanmor : 2 Kasus

Baca:  Update 18 Juli: Tambah 67 Kasus, Pasien Covid-19 Sumsel Tembus 2.966

Anirat : 1 Kasus

Jumlah : 19 Kasus

“Dari 19 Kasus Tersebut Terbanyak Yang Mengungkap Adalah Ditreskrimum Polda Sumsel 3 Kasus lalu Polres Musi Banyuasin, Banyuasin, Muara Enim 3 Kasus, “ katanya.

Sedangkan menurutnya untuk Dit Res Narkoba Polda Sumsel dan Polres/ Tabes jajaran berhasil mengungkap kasus sebanyak 41 Kasus dan menangkap sebanyak 49 Tersangka

Dari 49 Tersangka tersebut terdiri dari

Pengedar : 41 Orang

Pemakai : 8 Orang

 

Sedangkan Barang bukti yang disita sebanyak :

Shabu : 452,31 Gram

Ekstasi : 157 Butir

Ganja : 3216,91 Gram

“Dari segi Kuantitas banyaknya LP yang diungkap terbanyak yakni Polrestabes Palembang (9 LP & 10 TSK), Polres Muara Enim (6 LP & 9 TSK) dan Polres Oku Timur ( 5 LP & 6 TSK),” katanya.

Baca:  Polda Sumsel Bagikan Bingkisan Sembako Untuk 4 Panti Asuhan di Palembang

Dari kualitas Barang Bukti yang disita  adalah  Ditresnarkoba  (206,79 gram Sabu ), Polres Muara Enim (149,16 gr sabu) dan Polrestabes Palembang (9,46 gram sabu, 3205,51 gram Ganja dan 149 butir ekstasi. Dari Barang Bukti Narkoba Yang  Disita (Shabu, Ganja, Ekstasi) Maka  Aparat Kepolisian Telah Berhasil  Menyelamatkan = 19.111 anak bangsa.

“Dengan terungkapnya peredaran sejumlah kasus tersebut, Polda Sumsel tidak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat Provinsi Sumsel untuk selalu melakukan pengawasan terhadap anak dan keluarga masing-masing dari pengaruh buruk Narkoba yang merusak anak-anak dan generasi penerus bangsa “ ujar Kabid Humas.

Baca:  802 Orang Personil Polda Sumsel Naik Pangkat

Selain itu, meskipun masa Pandemi Covid-19, Dit Reskrimum dan Dit Res Narkoba Polda Sumsel serta Polres/tabes Jajaran masih terus melakukan pengungkapan terhadap kasus-kasus yang terjadi dan mengharapkan peran serta masyarakat khususnya dalam ungkap Kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) dan Tindak Pidana Narkoba diwilayah hukum Polda Sumsel.

“Dan untuk meminimalisir tindak pidana 3C, Kabid Humas berharap kepada masyaraka Provinsi Sumsel agar selalu menjaga kewaspadaan serta meningkatkan keamanan dilingkungannya masing-masing dan menambah kunci pengaman pada kendaraan roda dua untuk menghindari aksi curanmor,” katanya.#osk