450 Personil Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 200/BN Kembali  ke Palembang

16


BP/IST
Setelah selama kurang lebih 10 bulan bertugas di wilayah perbatasan Kalimantan Timur, sebanyak 450 Prajurit Yonif Raider 200/Bhakti Negara yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Indonesia – Malaysia, diterima Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Jum’at (5/2) dalam suatu upacara penyambutan bertempat di Dermaga Pelabuhan Boom Baru, Palembang.

Palembang, BP

Setelah selama kurang lebih 10 bulan bertugas di wilayah perbatasan Kalimantan Timur, sebanyak 450 Prajurit Yonif Raider 200/Bhakti Negara yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Indonesia – Malaysia, diterima Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Jum’at (5/2) dalam suatu upacara penyambutan bertempat di Dermaga Pelabuhan Boom Baru, Palembang.

 

Upacara penyambutan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 200/BN ini dihadiri oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri, M.M., Kasdam II/Swj Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Irdam II/Swj Brigjen TNI Henra Hari Sutaryo, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus suraji, Kapok Sahli Pangdam II/Swj Brigjen TNI Puji Cahyono, Danlanal dan Danlanud Palembang, para Asisten dan Kabalakdam II/Swj, Perwira LO TNI AL/TNI AU dan Dandim 0418/Palembang.

Baca:  Perubahan Raperda Pajak Daerah Disetujui

 

“Saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih serta penghargaan kepada para prajurit Satgas Yonif Raider 200/BN atas dedikasi dan loyalitas dalam melaksanakan tugas menjaga perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kalimantan Timur dengan penuh rasa tanggung  jawab”, ungkap Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi.

 

Pangdam mengharapkan agar keberhasilan yang telah dicapai, agar dijadikan pengalaman dalam menyongsong tugas-tugas ke depan yang semakin dinamis. “Lakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas yang telah dilakukan sebagai bahan penyempurnaan dalam peningkatan kualitas pembinaan satuan. Selanjutnya, lakukan juga inventarisasi dan pengamanan, baik personel, materiil maupun berita”, ujar Pangdam.

Baca:  Pangdam II Sriwijaya Lantik 307 Prajurit Bintara TNI AD Rindam UU/Swj

 

“Tidak semua yang kalian lihat, dengar dan rasakan selama di daerah penugasan dapat diberitahukan kepada orang lain. Selanjutnya tetap terapkan Protokol Kesehatan dalam setiap pelaksanaan kegiatan, sehingga terhindar dari penyebaran Covid-19”, pungkasnya.

 

Untuk diketahui, selama 10 bulan melaksanakan tugas di perbatasan RI- Malaysia, Satgas Pamtas Yonif Raider 200/BN telah mengabdikan diri demi keutuhan wilayah perbatasan RI-Malaysia. Selain menjaga dan mengamankan pergeseran patok tapal batas, pembalakan hutan, penambangan liar, mobilitas TKI ilegal, perdagangan ilegal serta penyelundupan narkoba dan minuman keras, mereka juga melakukan berbagai kegiatan yang telah diprogramkan.

Baca:  Asisten Teritorial Kasdam II/Swj Kolonel Inf Rionardo Tutup Lomba Paduan Suara, Tari Kreasi Daerah Sumsel dan Baca Puisi

 

Berdasarkan laporan purna tugas dan hasil evaluasi dari Satgas Pamtas RI-MLY Yonif Raider 200/BN yang disampaikan oleh Dansatgas Pamtas RI – Malaysia Yonif Raider 200/BN Mayor Inf Andi Irawan, bahwa para prajurit Yonif Raider 200/BN telah mampu melaksanakan tugas yang diberikan dalam menjaga keamanan perbatasan RI-Malaysia dengan sangat baik melalui berbagai program.#osk