Ultimate magazine theme for WordPress.

Sejumlah Kepala OPD Termasuk Dandim OKU Disuntik Vaksin

Pencanangan Kampanye Vaksinasi Covid-19 Kabupaten OKU di UPTD Puskesmas Kemalaraja, Senin (1/2/2021).

Baturaja, BP–Bupati OKU H Kuryana Azis menghadiri acara Launching/Pencanangan Kampanye Vaksinasi Covid-19 Kabupaten OKU Bertempat di UPTD Puskesmas Kemalaraja, Senin (1/2/2021) kemarin.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan OKU H Husni Thamrin menyampaikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara simbolis di kabupaten Ogan Komering Ulu untuk tahap pertama sasarannya adalah seluruh nakes di kabupaten Ogan Komering Ulu sebanyak 2651 nakes dengan jumlah vaksin lebih kurang 5300 yang vaksin. Vaksinasi Covid-19 dilaksanakan dua tahap dengan kegiatan vaksinasi ini diikuti 18 Puskesmas dan 3 Rumah Sakit.

“Adapun sasaran penerima vaksin Covid-19 adalah kelompok yang berusia 18 hingga 59 tahun, tenaga kesehatan dan semua petugas yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia,” kata dia.

Sasaran vaksinasi dikatakan Thamrin, pada tahap I adalah tenaga kesehatan di Puskesmas dan Dinkes 1792 orang, RSUD Ibnu Sutowo 655, RS swasta 526, dan klinik swasta 42 orang.
Sedangkan SDM yang sudah dilatih vaksinator Covid-19 dari 18 Puskesmas, dokter 14 orang, perawat 47, bidan 28, dan penyuluh 3 orang. Dari 3 rumah sakit, dokter 4 orang, perawat 18, dan bidan 8 orang.

Baca:  Waka Polda Sumsel Bersama Danrem 044/Gapo Tinjau Lokasi  Pelaksanaan 1 Juta Vaksin

Adapun pelaksanaan vaksinasi Covid-19.meliputi kegiatan koordinasi dan evaluasi, pelaksanaan vaksinasi, penanganan limbah medis, dan biaya perawatan kasus KIPI pasca vaksinasi.

Selain itu ada beberapa ketentuan yang tidak boleh diberikan suntik vaksin, yaitu warga yang menderita penyakit jantung, gagal ginjal, darah tinggi, diabetes, dan ibu hamil.

Dalam Arahannya Bupati OKU H Kuryana Azis menyampaikan pagi hari ini kita melaksanakan vaksinasi Covid 19 terhadap Unsur forkopimda dan para pejabat lainnya serta tenaga kesehatan. Perlu kita ketahui bersama bahwa ini merupakan program dari pemerintah dalam rangka untuk penyembuhan/penanggulangan pandemi Covid-19 ini dilaksanakan di seluruh Indonesia Vaksin ini bernama Sinovac yang hari rabu sore yang lalu telah tiba di kabupaten OKU dan di terima oleh Kapolres OKU.

“Pada pagi hari ini dilakukan vaksinasi pendahuluan terhadap para pejabat-pejabat utama dari pemerintah kab. OKU, Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, dandim, Kajari, Ketua Pengadilan, kakanmenag beserta jajaran-jajaran lainnya. Tahap awal vaksin ini dilakukan proses screening terlebih dahulu oleh tenaga medis kepada peserta ada 16 orang pejabat dan nakes yang melakukan vaksin pada hari ini,” kata Kuryana.

Baca:  Ombudsman RI Minta Pemerintah Tidak Wajibkan Sertifikat Vaksin Covid-19 di Ruang Publik

Persoalan vaksinasi ini lanjut dia, sangat penting sekali, tujuan pemerintah untuk memberikan vaksinasi terhadap para vaksinator-vaksinator itu adalah untuk memberikan kesehatan agar terhindar dari Covid-19 yang sedang berkembang pada saat ini. “Dan belum terdapat kelonggaran untuk ke arah penyembuhan oleh karenanya diharapkan vaksinasi ini dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan diimbau kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu di wajibkan mengikuti program vaksinasi ini agar kondisi dapat menjadi normal seperti sedia kala seperti yang kita harapkan,” ucapannya.

Baca:  LPMI Taruna Karya, Forum RT Sukajaya Gelar Vaksin

Sementara itu Dandim 0403/OKU Tan Kurniawan menyampaikan bahwa kami bersama forkopimda sudah melaksanakan vaksin Covid-19, dan diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat mengikuti program pemerintah ini. “Kita sukseskan program ini sehingga mudah-mudahan wabah Covid-19 ini khususnya di Kab. Ogan Komering Ulu dapat pulih kembali dan kita bisa menjalankan kehidupan yang lebih baik. Setelah dilakukan vaksinasi ini saya tidak merasakan efek samping apapun, dan juga kepada yang lain yang telah melaksanakan vaksin tidak merasakan adanya efek samping,” katanya. #yan

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...