Ultimate magazine theme for WordPress.

Kursi Wakil Bupati Muara Enim Milik Tiga Partai

BP/DUDY OSKANDAR
Syamsul Bahri

Palembang, BP

Pasca dilantiknya H Juarsah sebagai Bupati Muara Enim defenitif pada 11 Desember 2020 lalu, kursi Wakil Bupati Muara Enim menjadi kosong.

Seperti diketahui Bupati Muara Enim Ahmad Yani saat itu ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2019. Sehingga Juarsah yang merupakan wakilnya naik jabatan menjadi Bupati Muara Enim.

Partai Nasdem  menilai yang mengusulkan nama Calon Wakil Bupati Muara Enim adalah partai  pendukung bukan dari Partai Nasdem.

Baca:  Banyak Warga Takut Divaksin Covid-19, DPRD Sumsel Minta Pemerintah  Daerah Galakkan Sosialisasi

“ Tidak ada, , Nasdem mana ada hak, haknya  sebagai anggota DPRD, waktu pengusulan tidak ada Nasdem,” kata  Ketua Bapilu DPW Partai Nasdem Sumsel, Syamsul Bahri  ketika di temui di DPRD Sumsel, Senin (1/2).

Politisi Partai Nasdem ini memastikan yang berhak mencalonkan calon Wakil Bupati Muara Enim adalah partai pendukung yaitu Partai Demokrat, Partai Hanura dan PKB saja yang diusulkan ke DPRD Muara Enim.

Baca:  Ketua DPRD Sumsel Berharap Gedung DPRD Sumsel Tetap Dipertahankan

Apalagi menurutnya saat ini undang-undang pemilu tengah di bahas pusat,” Menurut aku undang-undang pemilu itu dilaksanakan dulu, baru di revisi, menurut Mendagri dilaksanakan dulu fdari Dirjen Otonomi Daerah.

“ Tinggal kita lihat, politik ini berubah-ubah , kalau kita 2024 tidak ada masalah, apalagi di perpanjang tambah tidak ada masalah, masih belum tentu, masih di bahas di DPR RI di Jakarta revisinya, apa dia negatip apa dia positip, apa yang diputuskan pemerintah kita turuti, siapa saja,” katanya.#osk

Baca:  Warga Suak Tapeh Ngadu ke DPRD Sumsel 

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...