PKB Sumsel Targetkan  3 Besar  Tingkat Nasional dan Sumsel.

10

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke 95 sekaligus syukuran DPW PKB Sumsel di hotel The Zuri, Sabtu (30/1) berlangsung khidmat.

Palembang, BP

Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke 95 sekaligus syukuran DPW PKB Sumsel di hotel The Zuri, Sabtu (30/1) berlangsung khidmat.

Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumsel, Drs Ramlan Holdan, mengatakan, jelang satu abad lahirnya NU pada 2026 mendatang yang diharapkan kian mengukuhkan nilai-nilai ajaran Ahlussunah Wal Jamaah.

“Sebetulnya nilai-nilai ajaran Ahlussunah Wal Jamaah ini sudah ada ketika wali songo mulai mendarat di Nusantara di abad ke-14. Yang dibuktikan oleh Raden Mahdum memiliki catatan kitab Ihya Ulumuddin  yang dikarang Imam Al Ghazali,”katanya.

Beliau juga mengajarkan nilai-nilai ahlussunah wal jamaah kepada para muridnya.

Sedangkan, mengacu pada hasil pemilu tahun 2019 lalu, Ramlan berasalan bahwa PKB Sumsel pernah meraih 5 besar dibawah partai Golkar, PDIP, Gerindra dan Demokrat

Baca:  Datangi Kemenkumham Sumsel,Partai Demokrat Se- Sumsel Tolak KLB Deli Serdang ,Tetap Loyal Pada AHY 

“Jadi, baik secara Nasional maupun di Sumsel, kita targetkan meraih 3 besar pada pemilu nanti. Dengan kekuatan yang kita miliki mustahil kita tidak meraih 3 besar,” kata Ramlan.

Menurutnya, warga NU cukup besar dan partai PKB lahir dari NU. Untuk itu PKB akan selalu bersama NU, PKB dilahirkan dari NU.

Pada acara bertajuk PKB dari NU untuk Umat ini, Ramlan tak lupa menyebut saat ini Fraksi PKB DPRD Sumsel tengah berjuang untuk mengegolkan Peraturan Daerah (Perda) inisiatif tentang pondok pesantren (ponpes).

Sementara itu, Rois Syuriah PWNU Sumsel KH Affandi BA dalam setiap kegiatan di PKB maupun NU selalu bersama sehingga dengan itu maka semakin solid untuk meraih kemenangan 3 besar pads pemilu 2024 mendatang.”Harus bersinergi antara PKB dan NU, sehingga kita semakin kuat, solid dan bersatu,”kata Affandi.

Baca:  Ketua DPRD Sumsel Kesal Banyak OPD Tak Hadiri Rapat Paripurna

Bukan hanya itu saja, dirinya juga memiliki program secara mandiri setiap 3 bulan sekali berkunjung ke cabang untuk melakukan konsolidasi secara internal.

“Kita harus ikhtiar dan berdoa untuk meraih kemenangan yang kita canangkan kedepan. Jika tanpa perjuangan bagaimana kita dapat meraih kemenangan,”katanya.

Dalam kesempatan tersebut dirinya memberikan wejangan kepada kader PKB untuk selalu berbuat kebaikan kepada siapapun dan harus menjaga sopan santun.

Baca:  Kapolda Sumsel Tinjau Pasar 16

Sementara, di tengah berlangsungnya peringatan Harlah NU ke-95 ini justru tidak dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Sumsel, KH Drs H Amiruddin Nahrawi,M.PdI yang disaat bersamaan harus menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Kabar Cak Amir (sapaan akrab Amiruddin Nahrawi,red).

Hal ini disampaikan langsung melalui kanal media sosial sejumlah pengurus PWNU Sumsel dan PKB Sumsel. “Saya dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dan kepada siapa yang sebelumnya sempat berinteraksi dengan saya agar segera memakan tes,” sebut Cak Amir dalam sebuah video yang dibagikan melalui akun media sosial.#osk