Dianiaya Suami Siri Hingga 11 Jahitan, Rz Lapor Polisi

9

BP/IST
RZ (44), warga Jalan Banten 6 Kelurahan 16 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang , melaporkan suaminya ke polisi lantaran telah dianiaya pelaku hingga mengalami 11 jahitan.

Palembang, BP

RZ (44), warga Jalan Banten 6 Kelurahan 16 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang , melaporkan suaminya ke polisi lantaran telah dianiaya pelaku hingga mengalami 11 jahitan.

Laporan ini, berawal dari cekcok yang terjadi antara dia dengan suami sirinya, DZ, Sabtu (23/1), sekira pukul 16.30, hingga mengakibatkan kepalanya terluka akibat di lempar toples kaca kue dan harus menerima 11 jahitan.

Tidak terima perbuatan yang dilakukan oleh DZ, akhirnya korban membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Selasa (26/1).

Baca:  Kanit Reskrim Kalidoni Dilaporkan ke Propam

Ia mengatakan, awal kejadian sebelum terjadinya penganiayaan, ialah pelaku menunjukkan ada perempuan lain yang sedang dekat dengannya kepada korban. Ia pun menuduh korban berselingkuh.

Esok harinya, pada saat pelaku pulang ke rumah langsung marah-marah, lalu melemparkan helm didekat korban. Sehingga terjadi cekcok mulut, pelaku menampar muka kiri, selanjutnya melempar toples kaca kue ke kepala korban hingga mengucur darah segar.

Baca:  Istri Tua Dianiaya Suami, Lapor Polisi

“Awalnya saya mengetahui DZ selingkuh dengan wanita lain, tetapi seminggu setelah itu pelaku malah menuduh saya yang berselingkuh dengan teman pria kenalan di media sosial Facebook. Padahal pria itu jauh di Pekanbaru dan tidak pernah bertemu, hanya sebatas dunia maya saja,” katanya.

Lanjutnya, pria tersebut hanya teman dan sering nasehati saja, tidak lebih. “Memang DZ ini di kasih tahu teman perempuan saya yang mengatakan kalau saya di kasih uang dari pria kenalan di Facebook tersebut. Padahal tidak ada, tetapi kalau chatting menasehati saja sering,” kata  ibu tiga anak ini.

Baca:  Pelaku Penyiram Air Keras Terhadap Panji Tertangkap

Untuk saat ini, laporan korban sudah diterima di SPKT Polretabes Palembang dan selanjutnya diteruskan ke Satreskrim.#osk