Home / Headline / Warga Banyuasin dan OKI Terima Bantuan Lampu Jalan Tenaga Surya

Warga Banyuasin dan OKI Terima Bantuan Lampu Jalan Tenaga Surya

BP/IST
Pimpinan komisi VII DPR RI, Alex Noerdin saat berkunjung ke pondok pesantren Bait Al-Qur’an yang diterima langsung ketua pembina, H Ishak Mekki untuk meresmikan sumur bor dan PJUTS, Sabtu (23/1).

Kayu Agung, BP

Berselang satu minggu usai menghadiri syukuran peresmian penggunaan Penerangan Lampu Jalan Tenaga Surya (PJUTS) di pondok pesantren Aulia Cendikia di kawasan Talang Jambe, wakil ketua Komisi VII DPR RI, H Alex Noerdin, kembali menghadiri peresmian penggunaan PJUTS di wilayah kabupaten Banyuasin dan Ogan Komering Ilir (OKI), Sabtu (23/1).

Mantan gubernur Sumsel dua periode ini, hadir langsung menyapa masyarakat tepatnya di desa Sungai Dua, kecamatan Rambutan Banyuasin. Sedangkan di kabupaten OKI, peresmian pengguaan PJUTS sekaligus sumur bor berlangsung di pondok pesantren Bait Al-Qur’an Kayu Agung yang merupakan yayasan binaan mantan wakil gubernur Sumsel periode 2013-2018, H Ishak Mekki.

Dalam kunjungannya di dua lokasi tersebut, pelopor sekolah dan berobat gratis ini mendapatkan kehormatan, khususnya di ponpes Bait Al-Qur’an dengan disambut langsung oleh H Ishak Mekki yang juga merupakan anggota DPR RI Komisi V utusan Sumsel, serta hadir juga sejumlah pejabat, diantaranya ketua DPRD Banyuasin yang juga Ketua DPD Golkar Banyuasin, Irian Setiawan, Ketua DPD Golkar OKI, Bakri Tarmusi, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Banyuasin, Hasmi, sekwan, camat, perwakilan polsek, danramil serta beberapa anggota DPRD banyuasin dan OKI.

Dalam sambutannya, Alex Noerdin menyampaikan bahwa program lampu jalan tenaga surya ini sudah lebih dari 600 titik yang di bangun selama tahun 2020, yang tersebar diseluruh wilayah Sumsel. Termasuk juga sumur bor sebanyak 16 titik di daerah-daerah yang sulit mendapatkan akses air bersih, salah satunya di pesantren Bait Al-Qur’an ini.

“Tidak hanya di dapil saya saja, program bantuan ini juga di bangun di dapil Sumsel 1, karena memang banyak masyarakat yang butuh dan minta langsung ke saya. Termasuk juga di Banyuasin yang tadi juga baru diresmikan penggunaanya, ini juga merupakan bentuk rasa peduli dan sayang saya kepada seluruh masyarakat Sumsel,”ungkap Alex Noerdin.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk di wilayah pondok pesantren ini, memang menjadi prioritasnya karena masih banyak yang kesulitan untuk mendapatkan akses listrik dan air bersih. Diharapkannya, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan serta dijaga penggunaanya dengan baik.

“Selain lampu jalan, pondok pesantren Bait Al-Qur’an ini juga dibantu sumur bor, karena di wilayah ini memang masih sulit untuk akses air bersih, sementara sangat di butuhkan oleh para santri. Program ini merupakan kemitraan antara Komisi VII DPRI RI bersama kementrian ESDM, dan tahun ini akan kembali dilanjutkan, jadi nanti kita akan tambah di daerah-daerah yang masih kurang,”jelasnya.

Sementara itu, H Ishak Mekki selaku ketua dewan pembina pondok pesantren Bait Al-Qur’an menceritakan proses awal pembangunan pondok pesantren yang berlokasi ditengah-tengah perkebunan kelapa sawit miliknya ini. Menurutnya, pembangunan pesantren ini diwali dengan rasa peduli dan kekhawatiran dengan generasi anak muda saat dirinya masih menjabat sebagai bupati OKI.

“Proses pembangunan pesantren ini cukup panjang, sejak mulai dari rasa kekhawatiran saat itu dengan perkembangan anak-anak muda, dimana disaat itu juga adanya pemekaran OKI dan Ogan Ilir, sementara pesantren-pesantren yang sudah berdiri, banyak yang masuk di wilayah Ogan Ilir, jadi saya berinisitif untuk membangun pesantren ini secara pribadi. Awalnya juga sempat meminta masukan-masukan dari berbagai ustad termasuk juga ustad Yusuf Mansyur,”jelasnya.

Seiring berjalannya waktu, pesantren ini masih terus dikelola dari keuntungan perkebunan sawit yang sudah ada sejak dirinya menjabat kepala dinas PU kabupaten OKI.

“Kalau kebun sawit ini sudah saya kumpulkan sejak dari pegawai, dengan niat membantu keluarga-keluarga yang sedang kesulitan lalu menjual lahan-lahan sawit ini. Alhamdulillah pesantren ini masih terus bisa berjalan hingga sekarang, dan sungguh luar biasa dan sangat mulia, pak Alex Noerdin juga bisa turut membantu pembangunan sumur bor dan lampu jalan. Pesantren ini betul-betul sangat membutuhkan air bersih, dan kami sangat berterima kasih,”ungkapnya.#osk