Ancam Kakak Ipar Dengan Parang, Bambang Diamankan Polisi

5

BP/IST
Tersangka Bambang Riyadi

Palembang, BP

Aksi seorang pria yang membawa senjata tajam (sajam) jenis parang berlari mengejar seseorang yang diduga hendak menganiaya kakak iparnya sendiri viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sukadamai Kecamatan Sukarami, Palembang, Jumat (22/1) pagi.

Karena aksinya viral itu, Bambang Riyadi (29) pun langsung diamankan oleh anggota Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Jumat (22/1), saat sedang mengendarai motor di kawasan Jalan Sukarela, tidak lama setelah aksi pengancamannya.

Warga Jalan Sukadamai Kecamatan Sukarami Palembang itu, terpaksa diamankan petugas karena dapat membahayakan nyawa orang lain.

Baca:  Mengancam Dengan Parang dan Pistol Mainan

Aksi Bambang yang mengancam dengan sebilah parang ini, sempat viral di berbagai akun media sosial Instagram. Salah satu akun yang memposting aksi pengancaman Bambang ialah @palembang_bedesau.

Dalam postingan video singkat tersebut, nampak Bambang berjalan disebuah lorong sambil membawa parang, serta menunjuk seorang wanita yang ada dihadapannya. Diduga, Bambang memiliki permasalahan dengan wanita tersebut.

Setelah diamankan polisi, diketahui bahwa permasalahan ini dipicu akibat cekcok mulut yang terjadi antara istri pelaku dengan wanita yang dia tunjuk tadi. Wanita itu tidak lain adalah kakak iparnya, Yusmiani.

Baca:  Ancam Kasir Toko Dengan Pedang Ternyata Resividis

Tersangka Bambang pun mengakui, dirinya memberikan peringatan karena kesal dengan kakak iparnya, Angga dan Yusmiani, karena sempat cekcok dengan istrinya. Terlebih, cekcok tersebut terjadi di rumahnya.

“Saat itu saya sedang bekerja sebagai tukang bangunan tidak jauh dari rumah. Ketika mendengar ada keributan di rumah, saya langsung pulang dan ternyata istri saya yang sedang ribut,” kata Bambang.

Baca:  Salah Paham di Acara OT, Ganda Sekarat di Tebas Parang

Mengetahui istrinya sedang ribut dengan dua orang yang masih kakak iparnya tersebut, pelaku langsung mengambil parang. Menurut Bambang, dia mengacungkan parang hanya untuk menyuruh iparnya itu pergi dari rumahnya.

Sementara itu, Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi mengatakan, terkait adanya masyarakat yang diancam menggunakan parang, anggota Jatanras bergerang cepat mengamankan pelaku.

“Ada masyarakat yang diancam menggunakan parang dan sempat viral di media sosial, anggota kita pun langsung bergerak cepat mengamankan pelaku,” kata Kompol Suryadi.#osk