Jambret HP Babak Belur Hajar Massa

14

BP/IST  
 Amiruddin (28) dan Reza Vahlevi (19) keduanya warga OKU Selatan ini  babak belur dihajar massa setelah gagal melakukan aksi jambret HP Xiaomi milik Zumari (35) . Tersangka dibawa ke Polsek Sukarami.

Palembang, BP

Amiruddin (28) dan Reza Vahlevi (19) keduanya warga OKU Selatan ini  babak belur dihajar massa setelah gagal melakukan aksi jambret HP Xiaomi milik Zumari (35) . Tersangka dibawa ke Polsek Sukarami.

Saat  kejadian korban tengah menjaga counter HP di Jalan Mayor Zurbi Bustam, Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami Palembang, Senin (18/1) sekitar pukul 21.10.

Apes meski berhasil merampas HP korban merek Xiaomi, tetapi korban berteriak sehingga kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat dikejar warga dan berhasil diamuk

Baca:  Dua Pelaku Curanmor di Sukarami Sekarat Diamuk Warga Talang Betutu

Kapolsek Sukarami Kompol Satria Dwi Darma melalui Kanit Reskrim Iptu Hendri, Selasa (19/1) membenarkan hal tersebut.

Menurut Hendri kedua pelaku ini sengaja keliling dari KM 5 untuk menjambret, menggunakan satu unit sepeda motor Honda Beat tanpa plat. Ketika tiba di tempat kejadian perkara (TKP), satu orang pelaku turun dari sepeda motor dan menghampiri korban yang saat itu sedang memegang HP sambil menjaga counter.

Baca:  Gagal Mencuri, Maulana Babak Belur Hajar Massa

” Satu pelaku ini turun dari motor , satu lagi menunggu di atas motor. Datang ke counter pura – pura beli Pulsa lalu menarik HP korban. Sempat terjadi tarik – menarik sampai korban jatuh, saat korban jatuh kedua pelaku kabur namun diteriaki korban ‘jambret’ sehingga para pelaku dikejar warga dan berhasil dimassa,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan kedua pelaku mengaku memang sengaja datang ke Palembang dan ngekost di kawasan KM 5. Mereka berdua ini tidak ada pekerjaan dan sengaja menjambret. Dari tangan kedua pelaku diamankan satu unit HP milik korban dan satu unit sepeda motor tanpa nomor Polisi.

Baca:  Curi HP, Pemulung Hajar Massa

” Kalau Hp itu berhasil didapat rencananya akan mereka jual dan uangnya untuk memenuhi kebutuhan hidup selama di Palembang,” katanya.#osk