Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

SMB IV Minta Tonjolkan Tanjak dan Atribut Kemelayuan di Olahraga Panahan dan Berkuda


BP/IST
Jajaran pengurus Perkumpulan Olahraga Panahan Berkuda Indonesia  (KBPI)  cabang Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar audiensi  dengan Sultan Palembang Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IVJayo Wikramo R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn di Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam di Jalan Sultan M.Mansyur, Palembang, Jumat (15/1) sore.

Palembang, BP

Jajaran pengurus Perkumpulan Olahraga Panahan Berkuda Indonesia  (KBPI)  cabang Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar audiensi  dengan  Sultan Palembang,  Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IVJayo Wikramo R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn di Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam di Jalan Sultan M.Mansyur, Palembang, Jumat (15/1) sore.

Hadir mendampingi SMB IV, R.M.Rasyid Tohir,S.H, Dato’ Pangeran Nato Rasyid Tohir, Pangeran Suryo Febri Irwansyah.

Menurut SMB IV mengatakan, kedatangan pihak Perkumpulan Olahraga Panahan Berkuda Indonesia  (KBPI)  cabang Sumatera Selatan (Sumsel) dalam rangka bersilaturahmi ke Kesultanan Palembang Darussalam.

“ Dan mereka ingin mengetahui Kesultanan Palembang Darussalam disamping itu mereka  juga meminta petunjuk mengenai  budaya yang akan ditonjolkan dalam panahan itu supaya menunjukkan ciri khas Kepalembangan atau Kesumatera  Selatan, jadi saya bilang utamakan penggunaan tanjak  Palembang dan atribut-atribut kemelayuan sehingga bisa tampak kalau kita ini  adalah dari  Palembang Darussalam,” katanya.

Sedangkan Wakil Ketua Perkumpulan Olahraga Panahan Berkuda Indonesia  (KBPI)  cabang Sumatera Selatan (Sumsel), Zulkifli mengaku,  sengaja beraudiensi dengan SMB IV  dalam rangka mencari refrensi busana  dan hubungan kebudayaan antara  Kesultanan Palembang dan  Kesultanan Turki Usmani.

“Refrensi busana ini , kami ingin menggali budaya Palembang  yang akan di pakai untuk latihan terutama untuk even  dan perlombaan,” katanya.

Sedangkan anggota Perkumpulan Olahraga Panahan Berkuda Indonesia  (KBPI)  cabang Sumatera Selatan (Sumsel) Jondi menambahkan selain itu berbicara panahan menurutnya juga berbicara sejarah, budaya dan peradaban sehingga pihaknya menggali lagi tentang panahan ini.

“ Termasuk juga ada tidaknya pasukan pemanah dari Kesultanan Palembang Darussalam,” katanya. #osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...