Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Ketua MPR: Tidak Perlu Khawatir, Suntik Covid Aman dan Halal

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo divaksinasi Covid-19.

Jakarta, BP–Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) divaksinasi Covid-19, sebagai wujud dukungan terhadap pemerintah mengatasi pandemi Covid-19. Sekaligus membuktikan kepada masyarakat bahwa vaksin Covid-19 yang didistribusikan pemerintah dalam kondisi aman dan halal.

“Bangsa Indonesia patut bersyukur sudah bisa memulai vaksinasi pada Rabu, 13 Januari 2021. Ditandai dengan pemberian vaksin kepada Presiden Joko Widodo, dilanjutkan ke berbagai tenaga kesehatan, aparat TNI-Polri, tokoh agama dan masyarakat, hingga kepada pelayan publik. Vaksinasi hanyalah satu cara mengatasi pandemi Covid-19. Setelah divaksin, bukan berarti mengabaikan protokol kesehatan. Hingga virus Covid-19 lenyap dari bumi dan situasi terkendali, setiap orang termasuk yang sudah divaksin wajib menjalankan protokol kesehatan,” ujar Bamsoet usai divaksinasi Covid-19, di Jakarta, Kamis (14/1).

Baca:  Bamsoet: Pendidikan Tinggi Harus Bisa Dinikmati Seluruh Warga Negara

Menurut Bamsoet, vaksin yang diberikan sama dengan vaksin yang disuntikan kepada Presiden Joko Widodo, yakni vaksin CoronaVac dari Sinovac Biotech. Pemberian vaksin diserahkan secara simbolis oleh PLT Dirjen P2P Kemenkes, dr. Budi Hidayat, yang datang mewakili Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

“Sebelum disuntik vaksin, dokter Reza Maulana dan dokter Zaini Hamzah yang bertugas terlebih dahulu mengukur tensi, nadi, suhu tubuh, hingga saturasi oksigen kepada saya. Dokter juga memastikan saya tidak memiliki gejala ispa seperti batuk, pilek, hingga sesak nafas dalam kurun waktu 7 hari terakhir,” jelas Bamsoet.

Baca:  Fadel Muhammad dan Dubes Rusia Bahas Vaksin Sputnik

Dikatakan, dokter juga melihat secara lengkap riwayat kesehatan. Karena vaksin tidak bisa diberikan kepada orang yang memiliki penyakit jantung, ginjal, autoimun sistemik, saluran pencernaan kronis, kanker kelainan darah, HIV dan hipertiroid.

“Sebelum proses penyuntikan vaksin, petugas medis melakukan registrasi data diri, mengisi kuesioner screening kesehatan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan singkat untuk mematikan kondisi layak vaksin. Setelah kondisi kesehatan dinyatakan layak vaksin, barulah dokter menyuntikkan vaksin di lengan kiri saya. Tidak sakit. Hanya terasa pegal-pegal sedikit saja usai disuntik,” tegas mantan Ketua DPR tersebut.

Baca:  Fadel Muhammad: Desa Harus Jadi Ujung Tombak

Dia menambahkan, setelah proses penyuntikan selesai, tim medis memantau kondisi pasca vaksin selama 30 menit untuk melihat kejadian pasca imunisasi. Sambil menunggu proses observasi, Bamsoet melakukan verifikasi data dan menerima sertifikat vaksin Covid 19 yang dapat digunakan sebagai pengganti surat rapid antigen atau swab test.

“Presiden Joko Widodo sudah menetapkan vaksinasi Covid-19 dilakukan secara gratis kepada seluruh lapisan masyarakat. Mari kita dukung program ini dengan ikut serta melakukan vaksinasi. Tak perlu khawatir, karena vaksin tersebut sudah dipastikan keamanan dan kehalalannya,” papar Bamsoet.#duk




Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...