Gerobak dan Pegawai Bakso Dianiaya Preman

5

BP/IST
Rido Satria (23) pegawai bakso yang berjualan di bawah Jembatan Ampera mengalami luka di kepala akibat dianiaya.

Palembang, BP

Rido Satria (23) pegawai bakso yang berjualan di bawah Jembatan Ampera mengalami luka di kepala akibat dianiaya.Atas kejadian tersebut korban melapor ke Polrestabes Palembang, Rabu (13/1).

Menurut  pemilik bakso Evita (29) warga Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I Palembang ini mengatakan, bahwa kejadian bermula saat korban  berjualan di TKP menggunakan grobak. Kemudian datang seorang berinisial RZ ingin menukar uang Rp5 ribu kepada pegawainya.

Baca:  Team SAR Jenasah Temukan Maulana Dalam Keadaan Meninggal Dunia

“Ternyata uang tersebut robek. Dan pegawai saya sempat protes, namun pelaku tidak mendengarkan dan langsung mengambil uang korban,” katanya.

Tidak hanya itu, pelaku langsung memukul kepala korban hingga melarikan diri ke tempat Evita berjualan tidak jauh dari TKP. Namun pria yang diduga preman itu juga mengikuti.

“Preman itu marah-marah bahkan mengancam akan membunuh pegawai saya. Dan saya katakan jangan marah, kasihan dia hanya berjualan,” katanya.

Baca:  Jambret Beraksi Depan Polretabes Palembang

 

Kemudian suami Evita datang ke TKP dan kembali berjualan bersama pegawainya di tempat yang tadi. Tiba-tiba datang rombongan preman yang tidak tahu jumlahnya langsung mengeroyok pegawainya hingga mengalami luka di kapala.

 

“Tidak hanya itu mereka juga beramai-ramai merusak grobak ditempat pegawai saya berjualan hingga hancur,” bebernya.

Atas kejadian tersebut, korban bersama pegawainya melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang .#osk

Baca:  Diperkosa dan Diancam Disebar Poto Bugilnya, DA Lapor Polisi