Palsukan Surat Keterangan Cerai, Suami Adukan Istri Ke Polisi

14

Palembang, BP

Akibat perbuatan  istri berinisial HM yang memberikan surat keterangan perceraian palsu dan menggunakan keterangan palsu untuk kredit motor, M Fauzan Arrhido (45), warga Jalan Gotong Royong, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Iilir Barat I Palembang, melapor  sang istri ke polisi.

Fauzan baru mengetahui kejadian yang dialaminya ketika pihak Collector menagih penunggakan cicilan motor, 5 Januari 2021, di Jalan Rajawali, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III Palembang.

Baca:  Surat Suara Pilgub Sumsel di Palembang Kurang 6.245 Lembar

“Awalnya saya sedang bekerja pak, lalu mendapat telepon dari pihak leasing dan menagih uang penunggakan motor atas nama saya. Padahal saya tidak membeli motor secara Credit,” katanya di Polrestabes Palembang, Selasa (12/1).

Namun, kata Fauzan, setelah mendapat telepon dirinya menemui pihak leasing guna menayakan siapa yang sudah menggunakan data dirinya untuk megambil motor secara kredit.

Baca:  Ada Pangamanan Khusus Mikroteks Di Surat Suara

“Waktu saya ke kantor leasing. Ternyata istri saya sudah membeli motor, dengan menggunakan akte perceraian palsu dan tanda tangan palsu sebagai syarat pengambilan motor,” katanya.

Tambah Fauzan, padahal status korban dan pelaku saat ini masih suami istri sah. “Padahal status saya dengan istri sampai saat masih berstatus istri sah. Atas ulah HM. Waktu saya tanya ke istri dimana motor tersebut, ternyata di titipkan di rumah mertua saya. Karena ulahnya membuat saya tidak senang dan mengalami kerugian. Lalu saya melapor ke SPKT untuk melaporkan istri saya,” katanya.

Baca:  KPU Sumsel Musnahkan 25.047 Surat Suara Pilgub Rusak dan Lebih

Laporan korban sudah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang. Selanjutnya laporan korban akan diserahkan ke Unit Reskrim guna ditindak lanjuti.#osk